Hal itu pula yang dilakukannya saat masih duduk di bangku SMA dulu. Wanda kala itu masih sekolah di SMA 3 Setiabudi, Jakarta Selatan. Menurut seleb yang kini jadi politisi itu, di sekolahnya para kakak kelas kerap melakukan aksi bullying terhadap adik kelas.
Semua berawal dari aksi dorong kakak kelasnya. Tidak terima di-bully, Wanda balik mendorong. "Akhirnya saya diajak berantem 1 lawan 1, sama kakak kelas perempuan," tuturnya saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat aksi adu jotos itu Wanda diskors 3 hari. Kakak kelas dan teman-temannya mendapat bonus hukuman 10 hari skors. Namun beruntung, seleb kelahiran 17 September 1977 itu jadi disegani. Tak ada yang berani mem-bully dia.
Aksi bullying seperti itu, menurut Wanda kerap terjadi di sekolahnya dulu. Mereka yang jadi sasaran adalah yang rambutnya dicat, atau yang mengenakan rok pendek.
Pengalaman pahit tersebut dijadikan inspirasi bagi mantan cover girl '90-an itu. Wanda mengimbau bullying di sekolah harus dihentikan. Salah satu caranya dengan komunikasi yang baik. (dit/dit)











































