Dinar Candy Ambisi Tambah Kapal Tongkang

Dinar Candy Ambisi Tambah Kapal Tongkang

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Minggu, 21 Jun 2026 21:02 WIB
dinar candy
Dinar Candy saat ditemui di kawasan Jakarta. Foto: Muhammad Aditya Dzaky Reinaldi
Jakarta -

Dinar Candy mengungkapkan target besar yang ingin dicapai pada tahun ini. Bukan lagi soal dunia hiburan, perempuan berusia 32 tahun itu kini fokus mengembangkan bisnis pelayaran yang sedang dijalaninya.

Saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Dinar mengaku memiliki ambisi untuk menambah armada kapal tongkang miliknya.

"Pengin maksud tuh kapalnya gak satu, pengin banyak, kayak gitu," kata Dinar Candy saat ditemui di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Demi mewujudkan target tersebut, Dinar mengaku kini lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan. Ia bahkan, mengurangi kebiasaan berbelanja barang-barang mewah agar modal usahanya bisa terus berkembang.

"Intinya kayak uang dari perusahaan tuh gak aku pakai buat shopping-shopping, kayak beli-beli tas mahal gitu sekarang. Sekarang tuh benar-benar uangnya aku kumpulin buat ngembangkan usaha aku," ujarnya.

Saat ditanya perkembangan bisnisnya saat ini, Dinar mengaku baru memiliki satu set kapal tongkang. Namun, ia tengah mempersiapkan penambahan armada baru.

"Ya semoga ini aja lah, semoga jodoh ya, karena kan kayak gitu juga jodoh-jodohan belinya," ungkapnya sambil tertawa.

Menurut Dinar, pengembangan armada menjadi salah satu fokus utamanya karena bisnis tersebut memiliki prospek yang cukup menjanjikan.

Meski kerap dikaitkan dengan bisnis batu bara, Dinar meluruskan bahwa usahanya bukanlah menjual atau memiliki tambang batu bara. Ia bergerak di bidang jasa transportasi laut.

"Iya aku usahanya sih sebenarnya kalau kapal itu bukan batu bara ya, kapal itu lebih ke pelayaran, pelayaran. Pelayaran jadi kayak angkutan lah muatan," jelasnya.

Dinar menerangkan kapal tongkang yang dimilikinya digunakan untuk mengangkut berbagai jenis muatan milik klien.

"Jadi aku narik batu bara, batu bara punya orang nanti diantar ke vessel kayak gitu. Jadi bukan batu baranya bukan punya aku," katanya.

Tak hanya batu bara, kapal tersebut juga bisa digunakan untuk mengangkut berbagai jenis material lainnya.

"Jadi aku bisa narik pasir, batu split, bisa narik batu bata, pokoknya apa aja bisa. Cuman kan emang yang lebih besar uangnya di batu bara gitu," lanjutnya.

Dinar juga mengaku kini lebih berhati-hati dalam memilih jenis usaha yang akan digelutinya. Menurutnya, sektor batu bara memiliki risiko yang cukup besar sehingga ia memilih fokus pada jasa transportasi laut.

"Makanya aku sih gak berani ya kalau bisnis batu bara, tapi kalau kapal tongkang aku berani karena dia kan kayak alat transportasi aja," tuturnya.

Perempuan yang dikenal sebagai DJ itu, kemudian mengibaratkan kapal tongkang seperti kendaraan angkut di darat. Hanya beroperasi di perairan dengan kapasitas yang jauh lebih besar.

"Kalau di darat tuh kayak kita mobil pick-up lah, kayak narik sayuran, narik apa bisa. Cuma ini skalanya di air gitu dan lebih besar," pungkasnya.




(fbr/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads