Diserang Migrain, Roy Marten Tolak Dokter
Sabtu, 17 Nov 2007 19:47 WIB
Jakarta - Meski sebelumnya pernah tinggal di sel tahanan polisi, bukan berarti Roy Marten menikmati atau sudah terbiasa dengan keadaan itu. Bagaimanapun hidup dalam kungkungan itu tidak enak. Seperti Roy yang penyakit migrain dan maagnya kambuh."Roy mengaku kepala dan lambungnya sakit," ujar adik sekaligus penasihat hukum Roy, Chris Salam, kepada wartawan di Mapolwiltabes Surabaya, Sabtu (17/11/2007).Meski sakit, kata Chris, Roy masih enggan mendapatkan perawatan dokter. Itu terlihat dari Roy yang belum meminta didatangkannya dokter untuk merawatnya.Mengapa mesti menunggu permintaan Roy? Chris menerangkan bahwa hal itu memang menjadi suatu kebiasaan di keluarganya. Dan kebiasaan aktor asal Salatiga itu adalah dia tidak mau diberi sebelum dia meminta.Sebenarnya, kata Chris, penyakit migrain dan maag yang diderita Roy merupakan penyakit lama. Mungkin penyakit itu menghebat saat bintang film 'Badai Pasti Berlalu' itu terkena kasus narkoba yang mengharuskannya tinggal di sel tahanan.Dalam pengakuannya kepada Chris, Roy mengaku bersyukur mengenai jatah makanan di sel penjara. Memang soal menu semua tahanan tidak dibedakan, termasuk Roy. Tetapi jatah ransum itu selalu teratur datangnya. Apalagi setiap yang datang membesuk Roy selalu membawa makanan. (bdh/eny)











































