Raffi Ahmad Bicara Risiko Jadi Utusan Presiden

Raffi Ahmad Bicara Risiko Jadi Utusan Presiden

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 11 Jun 2026 16:32 WIB
Raffi Ahmad jumpa pers di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Raffi Ahmad dan Hotman Paris di Jakarta. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Jakarta -

Presenter Raffi Ahmad, menunjukkan sikap tegas dalam menghadapi tuduhan keterlibatan dalam kasus penyelundupan barang elektronik ilegal perusahaan Blueray.

Jika biasanya cenderung santai menghadapi isu miring, kali ini suami Nagita Slavina tersebut, merasa memiliki beban moral yang berbeda sejak mengemban jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Raffi Ahmad menegaskan, keputusannya untuk masuk ke lingkaran pemerintahan bukan tanpa risiko, termasuk menghadapi fitnah yang kini menyeret namanya dalam persidangan di Lampung. Baginya, meluruskan informasi bohong saat ini bukan sekadar membela nama pribadi, melainkan menjaga marwah institusi negara yang kini melekat pada dirinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Maksudnya tuh mungkin saya santai itu karena, dulu saya tidak atau belum diberikan amanah sebagai Utusan Khusus Presiden. Saat sekarang, karena ada amanah ini, rasa-rasanya kalau sesuatu bola liar ini kepada diri saya ataupun kepada nanti instansi yang saya diberikan amanah ini jadi bola liar, rasa-rasanya saya perlu untuk meluruskan hal yang tidak benar ini seluruh-seluruhnya," kata Raffi Ahmad dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Raffi Ahmad berkali-kali menghadapi terjangan isu negatif. Mulai dari tuduhan pencucian uang hingga keterkaitan dengan masalah Bea Cukai, Raffi Ahmad, menyatakan tidak akan mundur dari komitmennya untuk mengabdi.

"Hidup itu adalah pilihan. Setiap langkah yang saya pilih saya sudah tahu konsekuensinya A B C D E F G. Saya sebagai laki-laki jantan yang sudah diterpa, saya dari kecil hidup sendiri, ayah saya sudah meninggal, saya membesarkan adik-adik saya sama ibu saya," tegas Raffi Ahmad.

Ayah tiga anak itu, juga merefleksikan perjalanan kariernya di dunia hiburan maupun di pemerintahan memang tidak akan selalu mulus. Ia menekankan pentingnya memiliki mental yang kuat dalam menghadapi fluktuasi kehidupan, terutama di saat posisi dirinya berada di bawah tekanan fitnah yang tidak berdasar secara hukum maupun fakta.

"Hidup itu kadang kita bahagia, kadang kita senang, kadang kita dipuji, kadang kita difitnah. Itu adalah bagian dari kehidupan kita. Jadi apa pun itu satu hal: kalau kita tidak salah kita tidak perlu takut," ujar Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad menyatakan, telah memaafkan pihak-pihak yang mencoba mendiskreditkan namanya demi kepentingan tertentu. Ia memilih untuk tetap fokus, menjalankan tugas negara dan menyerahkan segala urusan pembuktian hukum kepada tim pengacaranya untuk memastikan bahwa semua tuduhan terkait transaksi ilegal tersebut tidak terbukti.

"Saat ada orang yang jahat sama kita, saat ada orang yang memfitnah sama kita kalau itu tidak benar pun sebelum mereka minta maaf saya sudah memaafkan mereka duluan," pungkasnya.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads