Erika Carlina buka suara soal perjalanannya menjadi seorang single mom. Meski mengakui perjalanannya tidak mudah, Erika memilih fokus pada rasa syukur dan kebahagiaan bersama putranya, Andrew Raxy Neil atau akrab disapa Endu.
"Berat ya pastilah, cuman lebih banyak happy-nya sih ya, lebih banyak bersyukurnya. Jadi mending fokus ke rasa senangnya saja," kata Erika Carlina di Central Park, Jakarta Barat, kemarin.
Dalam kesempatan itu, Erika juga bercerita soal perkembangan Endu yang kini mulai tumbuh aktif dan dikenal banyak orang. Menurutnya, sang buah hati sudah terlihat punya kemampuan untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kayaknya menyapa fans ya dia bakat deh, menyenangkan para fans-nya karena Endu sering aku ajak ke fans-nya Endu itu kan banyak banget," ujarnya sambil tertawa.
Erika mengatakan Endu juga tampak semakin nyaman ketika bertemu orang lain. Ia mencontohkan saat sang anak bertemu sosok yang biasa dipanggil Bunda.
"Sedikit, tapi sudah nggak terlalu yang kalau lihat Bunda sekarang nangis. Sekarang Endu kalau lihat Bunda lebih biasa saja, lebih sudah oke kok," jelasnya.
Perempuan berusia 32 tahun itu mengaku tak menyangka Endu mendapat begitu banyak dukungan dari publik. Ia mengenang masa-masa saat pertama kali memperkenalkan Endu ke publik yang kala itu penuh tangisan dan tekanan sosial.
"Yang pasti di luar ekspektasi aku karena memang proses aku dengan Endu itu kan berbeda. Dan setelah aku ngelewatinnya, ya puji Tuhan sih aku senang banyak orang baiknya, masih banyak yang pengin support Endu juga," katanya.
Erika juga mengungkapkan Endu kini baru menginjak usia sembilan bulan. Di balik kebahagiaan tersebut, ia tak menampik pernah menerima hujatan besar dari masyarakat.
"Bukan cuman ekspektasi, realitanya kan seperti itu. Hujatan satu Indonesia, dicibir satu Indonesia, cacian, makian, dan hukuman yang aku dapatkan itu kan sanksi sosial terutama ya," ungkap Erika.
Meski begitu, ia memilih untuk tidak lagi menoleh ke belakang dan fokus membesarkan sang anak.
"Aku sekarang cuma ingin melanjutkan hidup saja sih. Aku pengin membesarkan Endu. Kalaupun sampai sekarang masih banyak hujatan, aku anggapnya itu sebagai hukuman dari kesalahan aku saja," tuturnya.
Disinggung apa yang pengin disampaikan kalau nanti Endu sudah besar bertanya ayahnya, Erika menyebut akan ada waktunya.
"Kayaknya kalau hal itu aku nggak akan sampaiin ke Endu. Berjalannya umur Endu, Endu akan aku nggak akan menyampaikan yang bagaimana-bagaimana sih. Ketika Endu besar dia akan cari tahu sendirilah bagaimana prosesnya, bagaimana ceritanya gitu. Kalau dia nanya mungkin aku baru jawab. Kalau menurut dia jawabannya masih kurang lengkap, ya semua kan ada jejak digitalnya," bebernya.
Soal sosok ayah Endu di masa depan, Erika mengaku belum terlalu memikirkan hal tersebut. Ia merasa masih banyak orang di sekitarnya yang menyayangi dirinya dan sang anak.
"Ada keluarga aku, ada sahabat-sahabat aku juga, ada Rachel, ada Fuji, ada Brevy, ada teman-teman Marapthon, ada Reza Arap. Banyak orang-orang baik di sekitar aku yang masih mau sayang sama Endu," katanya.
Ketika ditanya soal kemungkinan memiliki pasangan lagi, Erika menjawab singkat.
"Aku cuma melanjutkan hidup saja," pungkasnya.
(fbr/mau)











































