Kasus dugaan penggelapan yang dilaporkan selebgram Fujianti Utami Putri atau Fuji, terhadap mantan admin media sosialnya memasuki babak baru.
Kuasa hukum Fuji, Sandy Arifin, mengungkapkan proses hukum telah mengalami kemajuan dengan peningkatan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Berdasarkan informasi yang diterima pihak pelapor, mantan admin Fuji itu, telah memberikan pengakuan terkait perbuatan saat menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik.
"Kami mendapat informasi bahwa terlapor, sudah mengakui perbuatannya dan kerugiannya juga sudah dihitung tadi," kata Sandy Arifin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Pihak kepolisian saat ini, tengah merampungkan kelengkapan administrasi dan bukti-bukti tambahan sebelum melakukan langkah hukum selanjutnya.
"Sudah naik ke penyidikan, dan di penyidikan juga sudah diperiksa, tinggal sisanya beberapa bukti yang kita lengkapi" tutur Sandy Arifin.
Mendengar perkembangan tersebut, Fuji menyatakan rasa syukurnya karena, kasus yang telah menyita energi dan waktunya sejak tahun lalu ini mulai membuahkan hasil.
"Alhamdulillah lega karena sebentar lagi akan ditetapkan sebagai tersangka ya, InsyaAllah," ujar Fuji.
Baginya, tindakan mantan karyawannya itu sudah melampaui batas karena tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga menyerang mental dan reputasinya di mata klien.
"Aku pengin dia dihukum seadil-adilnya sih karena, apa yang udah dia perlakuan sama aku tuh menurut aku udah kelewatan banget, bukan sekadar uang doang soalnya," tegas Fuji.
Kasus ini melibatkan mantan admin media sosial Fuji, yang diduga melakukan penggelapan dana kerja sama endorsement dengan nilai kerugian mencapai hampir Rp 1 miliar.
Selain penggelapan uang, mantan admin tersebut diduga menghilangkan data dengan melakukan reset pada telepon genggam kerja, yang menyebabkan hilangnya ribuan riwayat obrolan dengan klien dan foto-foto bukti pekerjaan.
Kasus ini dilaporkan di Polres Metro Jakarta Selatan dan saat ini telah naik ke tahap penyidikan, di mana terlapor telah mengakui perbuatannya di hadapan penyidik.
Simak Video "Video: Laporan Fuji terhadap Karyawannya Naik ke Penyidikan"
(ahs/wes)