Keluarga menggelar ziarah makam jelang 40 hari kepergian Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jumat (17/4/2026). Keluarga tampak melakukan tabur bunga di pusara Vidi.
Ada momen tak biasa di situ. Bunga matahari menghiasi pusara Vidi Aldiano. Ayah Vidi, Herry Kiss, menceritakan soal kehadiran bunga matahari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, kok merhatiin. Jadi waktu saya beli, itu eh cuman tinggal satu ikat. Jadi sebagian udah dibeli orang, untuk Vidi ya. Mereka, eh mereka tuh tanya 'Bunga Vidi mana?' gitu kan. Nah, tinggal sisa bunga matahari. Bayangin aja. Matahari kira-kira gimana? Ya udah saya beli aja gitu kan," kata Harry Kiss di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jumat (17/4/2026).
Ibu Vidi Aldiano, Besbarini, juga sempat memperhatikan bunga matahari itu. Herry juga menanggapi reaksi istrinya dengan bercanda.
"Terus dia (istri) bilang, 'Ngapain pakai bunga matahari?' Jadi ya udah, pokoknya seru. Ya. Nanti mataharinya dibikin warnanya bukan kuning tapi bikin biru ya. Matahari biru," lanjutnya.
Sementara itu, Besbarini mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang terus mengalir selama ini. Termasuk, bantuan dari para donatur selama ini.
"Kami sebagai orang tuanya sangat, sangat terima kasih banget dengan apa, dukungan yang banyak sekali dari para donasi... para donatur," bebernya.
"Doa Tante, apa pun yang telah diberikan, dititipkan Allah dan kemudian mendonasikan untuk acara program 'Vidi Tetap Hidup' maupun si... semua yang melaksanakan, menjadi semuanya amal saleh, amal jariyah yang juga mengalir semuanya ke almarhum Vidi Aldiano," pungkasnya.
(fbr/pus)











































