Ammar Zoni Takut Balik ke Nusakambangan, Kini Makin Kurus di Penjara

Ammar Zoni Takut Balik ke Nusakambangan, Kini Makin Kurus di Penjara

Muhammad Aditya Dzaky Reinaldi - detikHot
Jumat, 17 Apr 2026 19:10 WIB
Sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat Ammar Zoni kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026). Persidangan berlangsung panas setelah seorang saksi mengungkap dugaan adanya peredaran narkotika di dalam R
Ammar Zoni saat menjalani persidangan di PN Pusat. Foto: Muhammad Reevanza
Jakarta -

Kondisi aktor Ammar Zoni di balik jeruji besi Lapas Narkotika Cipinang, kian memprihatinkan menjelang sidang putusan yang dijadwalkan pekan depan. Sang adik, Aditya Zoni, mengungkap perubahan drastis baik secara fisik maupun mental yang dialami kakaknya.

Saat menjenguk pada Rabu lalu, Aditya, mendapati wajah Ammar Zoni nampak pucat pasi. Beban pikiran menghadapi vonis hakim, rupanya membuat mantan suami Irish Bella itu kehilangan selera makan hingga sulit memejamkan mata.

"Kemarin kelihatan agak pucat ya. Dia sendiri bilang kurang makan, kurang tidur, mikirin itu putusan terus. Fisiknya juga lebih kurus karena jarang makan," ungkap Aditya Zoni saat ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bukan tanpa alasan Ammar merasa tertekan. Aditya menyebut, kakaknya didera ketakutan luar biasa jika nantinya harus dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Bayang-bayang penjara dengan pengamanan ketat itu terus menghantui pikiran Ammar.

"Bang Ammar agak sedikit ada beban, deg-degan, takut dikembalikan lagi ke Nusakambangan. Jadi butuh support sekali," tuturnya lagi.

Demi menjaga kondisi psikologis kakaknya agar tidak semakin menurun, Aditya mengaku sengaja menyaring informasi dari dunia luar.

Ia memilih tidak menyampaikan berita-berita negatif, termasuk perkembangan soal Irish Bella, demi menjaga kestabilan mental sang kakak di dalam sel.

"Berita-berita di luar sana yang bisa membuat Bang Ammar mentalnya down itu aku keep. Aku selalu kasih berita yang positif-positif saja," tegas Aditya.

Pihak keluarga kini hanya bisa berserah dan berharap pada keadilan hakim. Aditya sangat optimis, bahwa Ammar adalah korban yang butuh pengobatan, bukan sekadar hukuman penjara.

"Harapan saya mudah-mudahan Bang Ammar bisa rehabilitasi karena itu yang dia butuhkan. Bukan dikembalikan ke Nusakambangan karena bukan itu kapasitasnya. Dia butuh penanganan pengobatan," pungkasnya penuh harap.




(wes/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads