Sonny Septian Geram Nama King Faaz Dicatut Hoax Cerai

Sonny Septian Geram Nama King Faaz Dicatut Hoax Cerai

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 16 Apr 2026 18:09 WIB
Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian ditemui di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat.
Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq saat ditemui di kawasan Jakarta. Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Penyebaran berita bohong mengenai perceraian pasangan selebritas Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq, dinilai sudah melampaui batas. Kuasa hukum pasangan tersebut, Minola Sebayang, mengungkapkan fitnah ini memberikan dampak buruk bagi psikologis keluarga besar.

Konten hoax tersebut juga menyasar anak sulung mereka, King Faaz. Dalam berbagai unggahan di media sosial, para pembuat konten, mencatut nama dan foto King Faaz dengan narasi palsu yang menyebut sudah ikhlas jika harus kehilangan sosok ayah untuk kedua kalinya.

"Ini sungguh artinya kejam ya. King Faaz dikatakan sudah siap dan ikhlas jika harus kehilangan sosok ayah untuk kedua kalinya. Jadi dicatut nama anaknya! Jadi ini memang luar biasa sekali ini ya," tegas Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pihak keluarga menyayangkan, manipulasi video yang menampilkan potongan gambar King Faaz seolah-olah memberikan pernyataan terkait keretakan rumah tangga orang tuanya. Padahal, video tersebut merupakan editan dari aktivitas lama yang tidak ada kaitannya dengan isu perceraian.

"Di sini juga ada komentar, King Faaz mengatakan sudah siap dan ikhlas jika harus kehilangan sosok ayah untuk kedua kalinya," ujar Minola Sebayang.

Kekhawatiran terbesar Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq saat ini adalah, jejak digital yang dapat diakses oleh anak-anak mereka. Berita bohong mengenai kehancuran keluarga, dapat memberikan dampak mental bagi anak-anak di lingkungan sekolah maupun pergaulan mereka.

Langkah klarifikasi ini, juga dilakukan untuk menjaga ketenangan orang tua Fairuz A Rafiq. Pihak keluarga tidak ingin berita bohong tersebut memicu kekhawatiran yang tidak perlu bagi sang ibu.

"Ada orang tua juga yang lagi dalam keadaan kurang sehat yang sudah cukup sepuh. Mungkin kalau dia tidak dijelaskan secara lugas jelas seperti ini, bisa saja dia beranggapan bahwa hal ini terjadi tapi anaknya menutup-nutupi," pungkasnya.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads