Penyanyi Asila Maisa bicara terkait hujatan dan fitnah yang diterimanya selama bertahun-tahun. Lewat unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, putri presenter Ramzi itu meluapkan sakit hatinya atas komentar jahat yang kini mulai berdampak pada anggota keluarganya.
Dalam pernyataan tertulis, Asila Maisa mengungkapkan ia selama ini memilih diam atas segala tudingan tidak berdasar. Namun, ia merasa perlu angkat bicara demi melindungi nama baik keluarga besar, terutama sang kakek yang merasa sangat tersakiti.
"Sudah bertahun-tahun ketikan kalian masih saja terus menyebar fitnah yang tidak berdasar selama ini saya tidak pernah membuka suara secara tertulis maupun verbal secara jelas mengenai hal tersebut," tulis Asila Maisa dikutip detikcom, Minggu (5/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asila Maisa menyoroti bagaimana momen bahagia keluarganya, seperti unggahan video ulang tahun dari sang ibunda, justru dirusak oleh ujaran kebencian di kolom komentar. Ia meminta para haters berhenti menyerang akun media sosial orang tua maupun anggota keluarga lainnya.
"Kalau kalian mau mengisi kolom komentar saya dan DM saya dengan kata-kata jahat kalian itu tidak apa-apa tapi yang saya minta di sini adalah jangan menulis hal-hal tersebut di lapak orang tua saya ataupun akun keluarga saya yang lain cukup di lapak saya saja," tegasnya.
Kesabaran Asila mencapai puncaknya ketika melihat dampak psikologis yang dialami oleh kakeknya. Ia merasa tidak sanggup melihat orang yang dicintainya harus membaca label-label negatif yang disematkan netizen kepada sang cucu tanpa bukti yang jelas.
"Kakek mana yang mau cucunya dicap sebagai hal yang tidak baik? Kakek mana yang mau cucunya difitnah habis-habisan? Kakek mana yang mau cucunya terus dinodai dengan kata-kata yang tidak bermutu?" ungkap Asila Maisa.
Secara blak-blakan, pelantun Angkat Tangan itu membantah semua tuduhan miring yang dialamatkan kepadanya sejak tahun 2023. Ia menegaskan dirinya sangat memahami batasan dalam menjalin hubungan pertemanan maupun persaudaraan dengan siapa pun.
"Saya bukan pelakor," tegasnya lagi.
Di akhir pernyataannya, Asila Maisa menyampaikan permohonan maaf kepada keluarganya karena harus terseret dalam polemik ini. Ia mengajak netizen yang membencinya untuk lebih menggunakan hati nurani dan akal sehat sebelum menyebarkan narasi negatif.
Tim detikcom sudah mencoba menghubungi ibunda dari Asila Maisa, tapi belum mendapatkan respons.
(ahs/pus)











































