18 tahun lalu Suzzanna meninggal dunia. Meski begitu, Clift Sangra mengaku terus merindukan sosok istrinya itu.
Mengutarakan rasa rindunya, Clift Sangra membuat puisi untuk Suzzanna. Ini menjadi bukti cintanya tetap ada untuk perempuan bernama lengkap Suzzanna Martha Frederika van Osch itu.
Clift Sangra dalam keterangannya, Senin (23/3/2026) menyampaikan puisi yang dia tulis berisikan kenangan indah bersama mendiang istri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andai kau ada di sampingku saat ini
Aku mungkin tak akan banyak bicara
Karena sejak kau pergi
Aku sangat merindukanmu
Orang-orang mengenangmu sebagai legenda ratu horor Indonesia
Sebagai sosok yang menghantui layar
Tapi, bagiku kau hanyalah perempuan yang tertawa pelan di ruang tamu
Yang menggenggam tanganku lebih erat saat dunia terasa berat
Mereka takut pada tatapanmu di layar
Aku justru takut pada satu hal
Takut lupa suara tawamu yang paling sederhana
Waktu boleh memisahkan ragamu dariku
Tapi cintaku tak pernah belajar cara berpamitan
Terima kasih sudah memilihku sebagai rumahmu
Dan, maaf karena sampai hari ini aku masih belum siap hidup tanpa bayanganmu
Baca juga: Tatapan Luna Maya yang Kembali jadi Suzanna |
Dalam puisi romantis itu, Clift menyisipkan pesan menyentuh tentang cinta sejati. Clift menyampaikan cintanya gak pernah hilang untuk Suzzanna. Sampai saat ini Clift merasa sangat kehilangan perempuan yang sejak dulu kerap membintangi film bersama.
Beberapa judul film legendaris yang dibintangi Clift dan Suzzanna, yakni Sangkuriang (1982), Nyi Blorong (1982), Perkawinan Nyi Blorong (1983), dan Ajian Ratu Laut Kidul (1991).
Kini, Clift ikut menghidupkan kembali legacy istrinya. Clift saat ini ikut andil bermain di film waralaba adaptasi IP legendaris SUZZANNA, yaitu SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa, bersama Luna Maya dan Reza Rahadian yang diproduksi Soraya Intercine Films dan diproduseri Sunil Soraya.
(pig/pus)











































