Selebgram sekaligus dokter koas Cindy Rizap turut merayakan Lebaran bersama keluarga besar di rumah orang tuanya di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Cindy mengaku acara lebaran tahun ini sangat seru karena kedatangan keluarga dari Palembang.
"Keseruan dari awal sampai akhir acara Lebaran hari pertama di rumah aku. Eh, terus rasanya sih capek di penghujung hari ini, cuman senang juga karena bisa berkumpul sama keluarga aku yang jauh dari Palembang sana pada berkumpul semua di sini gitu," ungkap Cindy Rizap di Cikarang, Kabupaten Bekasi, kemarin.
Cindy menceritakan tradisi Lebaran keluarganya yang selalu berubah lokasi setiap tahunnya. Untuk tahun ini rumah orang tuanya berkesempatan open house.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari tahun ke tahun biasanya memang selalu kumpul. Kemarin tuh, tahun kemarin di rumahnya kakak mamaku, gitu. Terus tahun ini memang di rumah orang tua aku. Terus tahun depan nanti kita pindah lagi biar nggak monoton gitu. Dan yang pastinya tetap bakalan bagi-bagi THR dan main games terus ada uang-uangan gitulah ya," tambahnya.
Meskipun mayoritas keluarganya adalah dokter, Cindy mengatakan momen Lebaran tetap menjadi kesempatan langka untuk berkumpul.
"Jadi memang tiap Lebaran sih mereka selalu nyempet-nyempetin saja. Ini belum semuanya tuh keluarga aku, karena kan masih ada yang praktek juga gitu. Terus juga papaku masih ngurusin bisnis-bisnisnya, gitu," jelasnya.
Sebagai keturunan Palembang, Cindy tidak melewatkan makanan khas daerahnya, terutama pempek.
"Nah itu sudah paling enak tuh, wong kito galo," ujar Cindy.
Cindy juga membagikan pengalaman Lebaran di luar negeri yang kurang berkesan. Sehingga keluarganya kapok merayakan Lebaran di luar Indonesia.
"Aku waktu itu pernah tuh 2019 liburan di Belanda waktu Lebaran. Wah, itu rasanya nggak enak banget, nggak makan opor, nggak makan rendang, dan segala macam. Kita cuman makan scrambled egg, terus roti-rotian doang. Itu nggak enak banget deh Lebaran di luar negeri. Terus akhirnya aku sama keluargaku belajar, jangan lagi Lebaran di luar negeri. Pokoknya paling enak memang Lebaran di Indonesia ternyata," tuturnya.
Selain itu, tradisi bagi-bagi THR tetap dijalankan. Ia pun bersyukur tetap menerima THR dari orang tua meski sudah dewasa.
"Memang sih selalu kita bagi-bagi THR, jadi tuan rumah yang menyiapkan THR. Terus tahun depan berarti aku yang dapat THR, gitu," kata Cindy.
Meski berkumpul dengan keluarga yang mayoritas dokter, Cindy menegaskan momen Lebaran tetap santai dan penuh keakraban.
"Kalau makan sih Lebaran hantam saja semuanya. Yang penting vitaminnya dikencengin sih kalau kami, gitu," pungkasnya.
(fbr/mau)











































