Peringati Ultah Mpok Alpa, Suami Jadikan Doa Sebagai Kado

Peringati Ultah Mpok Alpa, Suami Jadikan Doa Sebagai Kado

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 19 Mar 2026 07:07 WIB
Suami Mpok Alpa, Ajie Darmaji, saat ditemui di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (16/8/2025).
Peringati Ultah Mpok Alpa, Suami Jadikan Doa Sebagai Kado. (Foto: Pingkan/detikcom)
Jakarta -

Tanggal 12 Maret 2026 menjadi hari yang sarat akan makna sekaligus kesedihan bagi Aji Darmaji. Tanggal tersebut merupakan hari ulang tahun sang istri, mendiang komedian Mpok Alpa. Pemilik nama asli Nina Carolina itu telah tutup usia pada pertengahan Agustus tahun lalu. Kini, perayaan hari lahir komedian asal Betawi itu hanya bisa diisi dengan kenangan dan doa dari keluarga tercinta.

Aji Darmaji bersama anak-anaknya memiliki cara tersendiri untuk memperingati hari kelahiran mendiang. Ia membawa keluarganya untuk berziarah ke tempat peristirahatan terakhir Mpok Alpa.

"Pas almarhumah juga kebetulan ulang tahun tuh kemarin 12 Maret, jadi kita doa-doa di makamnya," kata Aji Darmaji saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, kemarin.

Pria yang akrab disapa Bang Idung itu menyadari tak ada lagi kejutan maupun perayaan meriah seperti saat istrinya masih hidup. Baginya, lantunan doa yang tulus saat ini merupakan satu-satunya kado terbaik dan paling berarti yang bisa diantarkan untuk almarhumah.

"Jadi hadiahnya tuh untuk almarhumah doa-doa saja sudah," tuturnya.

Selain momen ziarah di hari ulang tahun dan sehari menjelang puasa, Aji Darmaji juga membeberkan adanya penyesuaian tradisi keluarga saat Hari Raya Idul Fitri mendatang. Kepergian Mpok Alpa secara otomatis membuat rutinitas kunjungan silaturahmi di hari Lebaran terpaksa diubah dari kebiasaan yang selama ini berjalan.

"Tradisi Lebaran pertama ya kita ziarah ke makam bapaknya almarhumah sama ibunya biasanya. Habis selesai ziarah sama keluarga tuh kita silaturahmi ke tetangga-tetangga," terangnya.

Pada perayaan Idul Fitri tahun ini, ia memutuskan untuk menjadikan makam Mpok Alpa sebagai destinasi utama kunjungannya. Langkah ini diambil agar ia bisa langsung mengajarkan anak-anaknya untuk berbakti dan mendoakan sang ibunda tepat di hari raya kemenangan.

"Tahun ini saya beranjak langsung ke makam almarhumah nih. Karena saya membawa anak-anak nih, pertama-tama ke makam almarhumah," jelasnya.

Keputusan tersebut menegaskan betapa besar rasa kehilangan yang dirasakan oleh keluarganya. Momen saling bermaafan di rumah akan dilakukan secara singkat agar mereka bisa segera bersua dan memanjatkan doa di pusara almarhumah.

"Jadi setelah salat Ied, kita maaf-maafan di rumah, saya langsung buru-buru ke makam almarhumah bawa anak-anak," pungkasnya.



(ahs/mau)
Berita Terkait