Perseteruan Doktif Vs Richard Lee Memanas

Perseteruan Doktif Vs Richard Lee Memanas

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Jumat, 20 Feb 2026 11:00 WIB
Doktif di Polda Metro Jaya, Kamis (19/2/2026).
Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Jakarta -

Perseteruan antara Samira Farahnaz alias Doktif (Dokter Detektif) dengan Richard Lee memanas.

Tak sekadar menempuh jalur hukum, Doktif, kini secara terang-terangan menyerukan gerakan boikot terhadap seluruh produk kecantikan maupun suplemen milik Richard Lee.

Langkah ini disuarakan Doktif, usai merasa geram. Hal tersebut karena menurut pemantauannya, Richard Lee, masih terus memasarkan produk-produk yang diduga bermasalah, salah satunya adalah skincare White Tomato.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Doktif berharap Polda Metro Jaya tegak lurus, berani untuk melakukan penahanan sesuai dengan apa yang tadi Doktif tunjukkan ke kalian bahwa penjualan White Tomato masih tetap ada. Artinya apa? Pengulangan tetap terjadi," kata Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (19/2/2026).

Hal inilah, yang memicu Doktif untuk mengajak masyarakat Indonesia berhenti membelanjakan uang mereka pada produk milik Richard Lee.

"Kalau Doktif sih masyarakat lakukan cancel culture. Sudah, produk yang berkaitan dengan dia, setop! Jangan lagi. Dan kita lihat sampai proses hukum ini berjalan," seru Doktif.

Doktif menegaskan, gerakan ini adalah bentuk sanksi sosial bagi pelaku bisnis yang dinilai tidak memiliki efek jera meski sudah menyandang status tersangka.

"Harapan Doktif sangat besar untuk bisa ditahan," harapnya.

Perseteruan ini memuncak setelah, dr. Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Doktif terkait dugaan penipuan konsumen dan pelanggaran izin edar.

Richard Lee, sempat berupaya melawan status tersangka tersebut melalui jalur praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, hakim menolak gugatan tersebut pada awal tahun 2026, yang berarti status tersangkanya sah dan proses penyidikan di Polda Metro Jaya terus berjalan.




(ahs/wes)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads