Sule masih direpotkan oleh Teddy Pardiyana yang sibuk urus penetapan ahli waris. Bertahun-tahun diam ketika Teddy ribut soal harta warisan Lina, Sule muncul dengan bukti-bukti yang 'menampar balik' ayah Bintang itu.
Dalam channel YouTube DIARY SULE FAMILY, Sule menunjukkan surat pernyataan di atas materai dari kuasa hukum almarhum Lina Jubaedah. Almarhum Lina Jubaedah telah menyatakan seluruh harta bawaan yang diperoleh dari pernikahan dengan Sule, diperuntukkan sepenuhnya untuk anak-anak mereka.
Aset tersebut berupa tanah dan ruko di Penyawangan untuk Putri Delina, dana Rp 5 miliar milik Rizky Febian di rekening almarhum Lina yang sudah dibelikan rumah di Villa Bandung Indah, rumah kos 32 pintu, dan tanah di Banjaran sebanyak 99 tumbak serta di Cikoneng Ciamis sebanyak 10 tumbak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sule juga mengingatkan soal surat pernyataan yang 'lahir' dalam pertemuan 7 hari setelah Lina Jubaedah meninggal. Dalam surat pernyataan tersebut, Teddy menyatakan tidak akan menghaki aset yang tercantum dalam surat bermaterai tersebut.
Saat menjadi bintang tamu Rumpi: No Secret, Sule, mengingatkan kembali Teddy Pardiyana soal itu semua.
"Bukan perjanjian, itu surat pernyataan dari almarhumah melalui lawyernya, dan itu sudah sebetulnya, sudah ada kesepakatan bahwa saudara Teddy itu tidak akan menghaki (aset-aset tersebut) di depan anak saya, di depan lawyer, tidak akan menghaki dan menyerahkan safety box karena itu kan di bank," kata Sule, Senin (9/6/2026).
Safety box diserahkan, tapi ada yang janggal. Ketika Putri akan membuka safety box tersebut, pihak bank mengatakan sudah ada orang yang datang dua hari sebelumnya.
"Itu ada beberapa surat yang tidak ada. Surat kos-kosan, rumah di Penyawangan, sama ruko. Betul, tidak ada (di dalam safety box)," tegas Sule.
"Di pernyataan ini ada titipan dari almarhumah, uang Iky sebesar Rp 5 miliar. Nah, yang Rp 5 miliar itu dari surat pernyataan, Rp 2 miliar dibelikan kos-kosan, selebihnya tanah, dan juga rumah di Bandung Villa Indah. Uang Iky mutlak," jelasnya.
Sule mengingatkan Teddy Pardiyana sendiri yang akhirnya keluar di depan media dengan membawa surat kos-kosan 32 pintu itu. Sekitar 2022, Teddy mengklaim mempunyai hak atas kos-kosan 32 pintu itu, dia keluar membawa sertifikat serta kertas yang dia sebut sebagai bukti transfer dirinya membeli kosan tersebut Rp 2 miliar.
"Surat (bukti pembelian kos-kosan yang hilang dari safety box) dipegang sama dia (Teddy), karena kan di media dia memperlihatkan bahwa itu punya dia," ucap Sule menyentil Teddy.
'Melawan' Teddy yang sibuk mengurus penetapan ahli waris Lina Jubaedah, Sule meminta untuk mengembalikan dulu surat-surat aset milik anak-anaknya.
"Balikin surat rumah di Panyawangan, surat ruko. Ya, kita mau menuduh ke siapa?" ungkap Sule.
(pus/mau)











































