Mendiang Istri Pesulap Merah Semula Kira Sariawan Biasa, Ternyata Kanker Mulut

Mendiang Istri Pesulap Merah Semula Kira Sariawan Biasa, Ternyata Kanker Mulut

Muhammad Aditya Dzaky Reinaldi - detikHot
Jumat, 30 Jan 2026 07:07 WIB
Mendiang Istri Pesulap Merah Semula Kira Sariawan Biasa, Ternyata Kanker Mulut
Kenangan Pesulap Merah menjalani umrah sebelum istri meninggal dunia. Foto: dok instagram Pesulap Merah
Jakarta -

Duka mendalam masih dirasakan Marcel Radhival atau Pesulap Merah. Sang istri, Tika Mega Lestari, meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit anemia aplastik dan kanker mulut.

Marcel membuka secara gamblang kronologi medis almarhumah istrinya. Awalnya, Tika divonis mengidap anemia aplastik. Sampai akhirnya, Tika sariawan, tapi ternyata sariawan itu awal dari sakit kanker mulut.

Marcel mengungkapkan penyakit sang istri bermula pada tahun 2022. Dokter memvonis Tika mengidap anemia aplastik. Anemia aplastik adalah sebuah kelainan darah langka di mana sumsum tulang belakang berhenti memproduksi sel darah baru baik merah, putih, dan trombosit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyakit yang sama seperti Babe Cabita. Jadi kelainan sel tulang sumsum, di mana tulang sumsumnya gak bisa menghasilkan sel darah merah lagi," ungkap Marcel ditemui di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

Tika harus mengonsumsi satu jenis obat pengontrol hormon setiap hari. Namun, terjadi kesalahpahaman fatal. Saat merasa kondisi fisiknya membaik dan tidak ada keluhan, Tika sempat menghentikan konsumsi obat tersebut.

"Ketika sehat nih, sudah gak ada efek apa pun, dia berhenti obat sakitnya. Dikira ya sudah sembuh gitu," jelas Marcel.

Pada 2024, kondisi Tika kembali menurun dan dokter menaikkan dosis obat yang harus Tika konsumsi. Namun, situasi memburuk ketika muncul luka di mulut yang dikira hanya sariawan biasa.

"Tiba-tiba muncul sariawan. Kita pikir tuh sariawan biasa. Akhirnya cobalah cek ke dokter, aku anterin ke bedah mulut," tutur Marcel.

Para dokter mencurigai itu bukan sariawan biasa dan menyarankan biopsi. Namun, tindakan biopsi sempat tertunda karena Tika ingin fokus ibadah umrah terlebih dahulu.

Sepulang umrah, hasil biopsi ternyata tak sesuai harapan. Luka tersebut bukanlah sariawan, melainkan kanker mulut yang membutuhkan tindakan operasi segera.

"Akhirnya baru ketahuanlah itu bukan sariawan, itu kanker. Kanker mulut," kata Marcel dengan nada getir.

Tika sempat menjalani operasi pertama dan kedua didampingi Marcel. Namun, pada operasi ketiga, Tika menyembunyikan jadwalnya agar sang suami tidak khawatir dan tetap bisa bekerja.

Namun, takdir berkata lain. Tika mengembuskan napas terakhir di tengah perjuangan medisnya tersebut. Tika meninggal dunia pada 27 Januari 2026.

Lihat juga Video 'Kasus Kanker RI Diproyeksikan Naik 70% pada 2050':

(pus/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads