Influencer Mischka dan Devon Rilis Latihan Public Speaking Berbasis AI

Influencer Mischka dan Devon Rilis Latihan Public Speaking Berbasis AI

prih febriani - detikHot
Jumat, 16 Jan 2026 12:37 WIB
Influencer Mischka dan Devon Rilis Latihan Public Speaking Berbasis AI
Mischka dan Devon. Foto: dok instagram Devon dan Mischka
Jakarta -

Influencer Mischka Keia Aoki dan Devon Kei Enzo, kembali melahirkan terobosan-terobosan baru yang berdampak. Sejak 2021, kakak-beradik ini konsisten menghidupkan gerakan sosial Sejuta Impian, sebuah inisiatif yang lahir dari kepedulian mereka terhadap pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Sejuta Impian berkembang menjadi gerakan yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga hadir secara nyata. Mischka dan Devon turun langsung ke sekolah-sekolah, bertemu siswa dan guru, memahami tantangan di lapangan, lalu merancang program yang menjawab kebutuhan secara konkret.

"Saya percaya, anak-anak berani bermimpi besar ketika mereka merasa dilihat, dihargai, dan diberi ruang untuk berkembang," ungkap Mischka saat ditemui di kawasan Jakarta, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pada 2024, berawal dari pengalaman turun ke beberapa sekolah, keduanya mendapati masih banyak siswa berprestasi secara akademik, tetapi kesulitan menyampaikan ide dengan percaya diri. Ketimpangan bukan hanya soal akses belajar, tetapi juga akses terhadap keterampilan komunikasi.

Melihat kenyataan ini, Mischka memulai program Speak Up. Mulai dari menulis buku pembelajaran public speaking yang ditulis dan dibangun untuk membantu pelajar berani berbicara, mengunjungi sekolah-sekolah, hingga menggelar workshops public speaking bebas biaya. Program ini lahir dari pengalaman Mischka sebagai pembicara muda di berbagai forum internasional, termasuk ASEAN Summit pada 2023.

Program Speak Up kemudian mendapat pengakuan internasional. Mischka memenangkan lomba prestisius Rise for the World Award 2024, yang diadakan CEO Google, Eric dan Wendy Schmidt bersama Rhodes Trust, bersaing dengan lebih dari 13.000 peserta dari 49 negara. Kemenangan ini makin mendorong Mischka untuk mengembangkan program Speak Up lebih lanjut lagi.

"Bagi saya, public speaking bukan sekadar keberanian untuk bicara, tetapi kemampuan untuk menyampaikan pikiran dan perasaan dengan percaya diri dan bermakna," ujar Mischka.

Kesadaran akan kebutuhan ruang latihan yang lebih luas, melatar belakangi lahirnya Speak Up AI. Setelah melalui tahap uji coba aplikasi di sejumlah sekolah, Mischka dan Devon resmi meluncurkan Speak Up AI. Aplikasi ini diperuntukkan latihan public speaking berbasis kecerdasan buatan, dalam acara bertajuk Speak Up AI untuk Pemuda Berdaya dalam Bersaing Global, yang berlangsung di Aula Teater Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), beberapa waktu lalu. Acara ini dihadiri oleh 100 pemuda dari wilayah Jabotabek.

Aplikasi ini dirancang bukan hanya untuk menghafal pidato tapi untuk berpikir dan bicara. Bagaimana kamu bisa menyusun ide sampai menyampaikannya dengan jelas. Ada empat fitur utama di dalamnya, yakni AI Speaking Practice (latihan berbicara dan evaluasi otomatis), Speech Blueprint Generator (kerangka pidato sesuai tujuan dan situasi), Public Speaking Handbook (materi pembelajaran ringkas), dan Speaking Videos (video kurasi untuk melatih intonasi, body language, dan teknik persuasi).




(wes/pus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads