Lempar Botol Susu, Britney Spears Terancam Penjara

Lempar Botol Susu, Britney Spears Terancam Penjara

- detikHot
Kamis, 02 Agu 2007 17:01 WIB
Lempar Botol Susu, Britney Spears Terancam Penjara
Nevada - Britney Spears kembali membuat berita. Setelah pernikahannya dengan Kevin Federline resmi berakhir, kali ini pelantun lagu 'I'm A Slave For You' tersebut dituntut oleh seorang fotografer dengan tuduhan penganiayaan. Britney melempar botol bayi dan berteriak mengancam akan membunuh Andrew Deetz, seorang fotografer yang mengambil gambarnya ketika Britney dan anaknya meninggalkan Las Vegas Spa.Pengacara dari Andrew Deetz memberikan keterangan bahwa, Britney telah melakukan penganiayaan pada kliennya. Selain melempar botol susu, Britney juga berteriak 'Im Gonna Kill You' pada Andrew. Aksi Britney kemudian dilanjutkan bodyguardnya, yang langsung memukuli fotografer naas tersebut. Demikian accesshollywood, Kamis (2/8/2007). Menurut juru bicara pengacara Andrew, Daniel Kogan, ada fotografer lain yang juga terlibat yaitu Kyle Henderson. Keduanya mengambil foto Britney dan kedua anaknya ketika mereka berjalan keluar dari Spa di Wynn Hotel Las Vegas, salah satu bodyguard Britney, Caesar Julio Camera langsung menyerang Kyle dan mendorongnya ke tembok, kejadian itu kemudian dilerai oleh petugas keamanan hotel.Setelah itu Camera kemudian menyerang Andrew, memukulnya hingga jatuh, dan menendangi fotografer itu. Aksi baku hantam terhenti setelah pihak keamanan turun tangan menarik dan memisahkan keduanya.Tak lama setelah pemukulan tersebut, Britney langsung berlari ke arah Andrew, namun dapat ditahan oleh petugas keamanan hotel. Di saat itulah, di depan beberapa petugas serta tamu hotel, Britney langsung berteriak mengancam akan membunuh Andrew. Aksi histeria diva muda itu diakhiri dengan pelemparan botol susu pada Andrew.Selasa, (31/7/2007), secara resmi pihak Kyle dan Andrew telah melayangkan gugatan pada Britney. Sampai berita ini turun, pihak Britney yang diwakili oleh pengacaranya Gary Stiffelman masih menolak untuk berkomentar. Begitu juga dengan pihak Wynn Hotel sebagai tempat kejadian perkara. "Kami berusaha sebaik mungkin untuk menjaga privasi serta kerahasiaan para tamu kami," begitu alasan mereka. (fta/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads