Rasa Geram Prilly dan Omara ke DPR RI Tumpah Ruah

Rasa Geram Prilly dan Omara ke DPR RI Tumpah Ruah

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Sabtu, 30 Agu 2025 20:02 WIB
Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal
(Foto: Instagram @prillylatuconsina96) Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal
Jakarta -

Aksi demonstrasi yang menelan korban jiwa turut menjadi perhatian publik, termasuk pasangan selebritas Prilly Latuconsina dan Omara Esteghlal.

Keduanya menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan kenaikan tunjangan DPR yang dianggap tidak masuk akal sehingga memicu kemarahan masyarakat.

"Demo ini muncul karena ada pemberitaan tunjangan DPR yang naik drastis. Adanya tunjangan-tunjangan yang banyak sekali dan sampai di angka yang tidak masuk akal menurut kami semua," kata Prilly Latuconsina dalam Instagram pribadinya dilihat detikcom, Sabtu (30/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Tak berhenti di situ, aktris yang memiliki hobi diving itu juga menyoroti pernyataan-pernyataan dari anggota dewan yang dinilai tidak pantas.

"Lalu, banyak sekali statement-statement dari yang harusnya menjadi perwakilan rakyat yang juga tidak mewakili dan tidak bijak sebenarnya untuk diucapkan," tutur Prilly Latuconsina.

Prilly Latuconsina merasa malu mendengar berbagai ucapan dari wakil rakyat yang meremehkan keresahan masyarakat.

"Rasanya malu sekali ya, mendengar banyak sekali statement dari anggota yang harusnya menjadi perwakilan rakyat gitu ya," ungkap Prilly Latuconsina.

Sementara itu, Omara Esteghlal mengkritisi sikap anggota DPR yang seolah tidak peduli dengan keresahan publik.

"Ini semua terjadi setelah pengumuman kenaikan dalam tunjangan, sebuah video dan footage viral di dalam kantor Dewan Perwakilan Rakyat, para orang-orang ini yang seharusnya mewakilkan rakyat, mewakilkan kami semua, joget-joget dengan gembira, tentu ini menimbulkan rasa amarah, rasa kekecewaan dari seluruh rakyat Indonesia," ucap Omara Esteghlal.

Omara Esteghlal juga menegaskan masalah utama dari polemik ini adalah ketimpangan keadilan bagi rakyat.

"Permasalahan dari ini semua adalah tunjangan naik, mereka berbahagia. Sedangkan, tunjangan itu dinaikkan dari hasil pajak yang juga dibayar oleh rakyat, yang wajib dibayar oleh rakyat," pungkas Omara Esteghlal.

(ahs/aay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads