Emoh Jadi Tengkorak, Kristina Pilih Cerai
Minggu, 08 Jul 2007 22:41 WIB
Jakarta - Entah apa yang dilakukan Al Amin Nur Nasution pada Kristina sehingga pedangdut mungil itu sampai mantap tak mau berdamai. Biduk pernikahan yang dijalaninya mulai 6 bulan silam itu menjadi tempat yang tidak nyaman bagi bintang film 'Panggung Pinggir Kali' itu. Cerai akhirnya menjadi satu-satunya solusi. Kristina mengaku ingin memperoleh kebahagiaan hidup yang sulit didapatnya bersama Amin. "Aku harap aku punya sinar kebahagiaan setelah ini. Kalau aku gini terus, aku bisa tinggal tulang dan kentut," tukas Kristina ketika ditemui wartawan di Pasar Seni Ancol, Minggu (8/7/2007). Walau keputusan cerai ini diambil tanpa dukungan keluarga, Kristina mengaku mantap. Sama sekali ia tidak mau mempertimbangkan kemungkinan untuk rujuk lagi dengan anggota DPR Fraksi PPP itu. Di akhir pernyataannya Kristina sempat mengucapkan terimakasih pada Emillia Contessa yang menjodohkannya dengan Amin. Namun apa mau dikata kalau ternyata keduanya tak bisa langgeng sampai akhir hayat. "Selama nikah, aku bahagianya hanya 10% atau mungkin 20%," cetusnya. Sekadar kilas balik, setelah satu tahun pacaran, Kristina dan Amin menikah pada 4 Januari 2007 dengan mas kawin batu Phirus berlapis emas 80 gram. Akad nikah digelar di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Dilanjutkan dengan empat proses resepsi mewah di tempat yang berbeda-beda termasuk, Jambi, kota dimana Amin dibesarkan. Pernikahan yang mendaulat Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dan Hamzah Haz sebagai saksi itu sempat diwarnai dengan isu ketidaksetujuan orang tua Kristina pada Amin. Ibu Kristina merasa Amin akan membatasi karir anaknya. "Jujur dengan calon menantu saya tidak yakin 100%," ucap ibunda Kristina, Dariyah ketika itu. (fta/fta)











































