Suka Cipika-Cipiki, Tukul Arwana Didemo Anak SD
Rabu, 02 Mei 2007 13:36 WIB
Surabaya - Aksi cium pipa kanan kiri (cipika cipiki) Tukul Arwana di program EmpatMata Trans7 dikecam siswa SD Muhammadiyah IV Pucang Surabaya. Tepat di HariPendidikan Nasional, mereka menggelar demo menolak cipika-cipiki Tukul yangdinilainya tidak mendidik tersebut, Rabu (2/5/2007).Selain itu ratusan pelajar yang demo di sekolahnya di kawasan Pucang ini jugamenyesalkan busana yang dikenakan para bintang tamu wanita yang cenderung memamerkan aurat sehingga bisa mempengaruhi moral generasi muda.Dalam aksinya, mereka mengungsung poster yang bunyinya tentang penolakancipika-cipiki yang dilakukan oleh bukan muhrimnya. Isi poster antara lain 'Katrok Boleh, Ning Sing Sopan'. 'Empat Mata Boleh Tapi Jaga Etika'. 'Sensor Adegan Perusak Moral'. 'Mediaku ... Kami Butuh Acara Yang Mendidik Bukan Percintaan'. 'Cipika-Cipiki Yang Bukan Muhrim..Enggak!'.Kepala Sekolah SD Muhammadiyah IV Sholihin mengatakan adegan cipika-cipiki yang dilakukan Tukul Arwana dengan bintang tamu cewek segera dihentikan. "Kitamelakukan demo ini bukan melarang tayangan tersebut di teve, dan juga tidak melarang anak-anak untuk menonton. Tapi sebaiknya, program-program di teve menghindari bintang tamu dengan busana yang tidak menutup aurat," katanyadisela-sela aksi anak-anak didiknya.Para pelajar tersebut juga menggelar aksi teaterikal pengadilan banyak mata untuk mengadili pelaku mesum di pertelevisian. Drama ini menghadirkan hakim dan jaksa. Majelis hakim memutuskan adegan sensual dihapus dari dunia pertelevisian dan Tukul Arwana diwajibakan kembali sebagai sosok yang lugu sebagai orang desa memberikan contoh yang baik. (nrl/nrl)











































