Andien Tutup Perdamaian dengan Ratu Felisha
Senin, 11 Des 2006 20:07 WIB
Jakarta - Tak ada lagi kata damai dalam insiden sepatu antara pihak Andien dengan Ratu Felisha. Senin (11/12/2006) pihak Andien resmi menutup jalan damai. Kenapa?Dalam damai ditutup tentunya karena ketidakcocokan versi cerita dalam insiden sepatu. Hingga Senin (11/12/2006), Ratu masih tak setuju dengan draft perdamaian dan versi cerita yang disodorkan pihak Andien untuk ditekennya. Karena draft perdamaian tak juga disetujui, pihak Andien pun tak ingin memberi waktu lebih lama. Usai reskonstruksi, mereka resmi menutup perdamaian dengan Ratu Felisha. "Memang perdamaian sudah ditutup karena Feli tidak mau mengaku atas kesalahannya," ujar Shandy Syarief, pengacara Andhika, kekasih Andien kepada wartawan di halaman polres Jakpus, Jl. Kramat Raya, Senin (11/12/2006) usai menjalani reskonstruksi ulang insiden sepatu. Tak hanya dalam draft perdamaian, saat reskonstruksi ulang berlangsung kedua pihak juga sempat tak sepakat soal proses terjadinya insiden sepatu. Namun selisih pendapat yang terjadi tak sampai menimbulkan pertengkaran. Rekonstruksi ulang tersebut juga sekaligus mempertemukan kembali Ratu Felisha dengan Andien untuk pertamakalinya setelah insiden sepatu. Keduanya mengaku tak lagi sengit dan telah bicara dari hati ke hati. "Saya belum sempat ketemu mba Feli, baru tadi ketemu. Dia sudah minta maaf pada saya dan saya ikhlas maafin dia," tutur Andien. (fta/fta)











































