Ungu: Diusir dari Istana Wapres, Kami Terhina!

Ungu: Diusir dari Istana Wapres, Kami Terhina!

- detikHot
Senin, 30 Okt 2006 15:59 WIB
Ungu: Diusir dari Istana Wapres, Kami Terhina!
Jakarta - BT dan merasa terhina, itulah yang dirasakan para personel Ungu saat diusir dari Istana Wapres Jusuf Kalla. "Kita udah capek-capek, nggak boleh masuk," gerutu Enda gitaris Ungu.Diceritakan Enda, ia dan rekan-rekannya di Ungu sudah mendengar dari jauh-jauh hari soal undangan datang ke Istana Wapres pada Senin (30/10/2006) ini. Ungu diundang dalam rangka menerima penghargaan sebagai band yang menginspirasi anak muda untuk lebih dekat ke Tuhan. Seperti diketahui, saat Ramadan lalu, band dengan personel Pasha, Enda, Makki, Onci dan Rowman itu merilis album religi bertajuk 'Surga Mu'.Merasa bangga dengan undangan tersebut, Ungu yang tengah menjalani tur di Sulawesi rela meninggalkan tur tersebut untuk datang ke Istana Wapres. Ungu berangkat ke Jakarta dari bandara Hasanudin Makasar pada pukul 04.30 WITA. Mereka hanya sempat tidur beberapa jam karena sebelumnya baru selesai manggung pada pukul 00.00 WITA.Dengan pakaian seadanya begitu tiba di Bandara Soekarno Hatta, Pasha dan kawan-kawan langsung meluncur ke Istana Wapres di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Agar terlihat lebih rapih, pihak manajemen Ungu sudah menyiapkan jas untuk keenam cowok pemilik hits 'Demi Waktu' itu."Memang diundangannya diminta pakai batik. Tapi kita minta kelonggaran dan pihak panitia sudah mengizinkan kita tampil apa adanya aja yang penting kelihatan rapih," urai Enda saat dihubungi detikhot Senin (30/10/2006).Dengan penuh percaya diri berbekal jas dan celana jeans, para personel Ungu pun masuk ke Istana Wapres. Namun ternyata sesampainya di pintu masuk acara yaitu ruang auditorium, Paspampres melarang mereka masuk."Sedikit disesalkan soalnya mereka agak sedikit keras," ucap Enda lagi.Tanpa banyak basa-basi karena merasa terhina, Enda dan kawan-kawan langsung balik kanan begitu Paspampres melarang mereka masuk. "Kita udah nggak mau balik lagi walaupun sebenarnya bisa. Kita udah BT dan merasa terhina," lanjutnya.Atas insiden pengusiran tersebut menurut Enda, pihak panitia sudah melayangkan permintaan maaf pada ia dan teman-temannya. "Ini pengalaman baru buat kita. Ternyata kalau mau bertemu siapapun harus bermodalkan sesuatu," ujar Enda memetik hikmah dari insiden pengusiran yang dialaminya. (eny/ine)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads