Pengakuan Saksi Kunci di Kasus Dugaan Penyekapan eks Sopir Nindy Ayunda

ADVERTISEMENT

Pengakuan Saksi Kunci di Kasus Dugaan Penyekapan eks Sopir Nindy Ayunda

Mauludi Rismoyo - detikHot
Rabu, 23 Nov 2022 18:17 WIB
Kasus dugaan penyekapan yang dilakukan artis Nindy Ayunda masih berlanjut. Istri pelapor dalam kasus tersebut, Rini mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan (Mulia Budi/detikcom)
Pengakuan Saksi Kunci di Kasus Dugaan Penyekapan eks Sopir Nindy Ayunda. (Foto: (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Pihak Sulaeman yang melaporkan Nindy Ayunda atas dugaan penyekapan kemarin membawa saksi kunci. Ternyata sosok itu ialah Lia Karyati.

Lia yang pernah bekerja sebagai ART Nindy Ayunda diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Usai memberi kesaksian, ia mengungkap hal yang terjadi dan diketahui olehnya perihal kasus Sulaeman.

"Saya jelaskan ke penyidik bahwa saya dan korban (Sulaeman) diancam oleh Dito Mahendra akan dicongkel mata saya dan dibunuh," ujar Lia Karyati ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

Lia menyebut kejadian dugaan penyekapan terjadi pada 11 Februari 2021. Ketika itu, ia berada di tempat yang sama dengan Sulaeman.

"Ibu Nindy nelepon Sulaeman sekitar jam enam sore, dia minta Sulaeman kembali ke rumahnya. Kurang lebih satu jam Sulaeman tiba. Saya waktu itu sudah di rumah itu," tutur Lia Karyati.

Lia lalu mengatakan Nindy Ayunda meminta dan memeriksa ponsel Sulaeman. Setelah itu, ia bersama Leman dibawa keluar oleh beberapa orang yang disebut suruhan sang artis.

"Tak lama itu datang empat orang berseragam sambil nenteng senjata api laras panjang. Saya dan Sulaeman dibawa ke luar rumah, begitu di luar ada empat orang lagi berseragam yang sama," kata Lia Karyati.

Lia mengaku sempat bertemu dengan Dito Mahendra. Di situ, ia dan Sulaeman diancam oleh kekasih Nindy Ayunda tersebut.

Setelah itu, Lia Karyati melihat Sulaeman mendapat perlakuan kasar dari orang-orang berseragam. Ia sangat mendukung dan berharap ada keadilan untuk pria yang pernah bekerja sebagai sopir Nindy Ayunda itu.

"Semua yang saya lihat dan saksikan sudah diceritakan ke penyidik," ujar Lia.

Sementara itu, pihak Sulaeman lewat pengacara Fahmi Bachmid punya alasan mengapa menjadikan Lia Karyati sebagai saksi kunci. Sebab, kata Fahmi, wanita itu disebut orang yang sangat tahu perihal kejadian yang dialami kliennya.

"Dia tahu peristiwa itu siapa yang melakukan dan ada pengancaman," pungkasnya.



Simak Video "Temuan Polisi di Kasus Penyekapan Nindy Ayunda"
[Gambas:Video 20detik]
(mau/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT