Lihat Narkoba, Bimbim 'Slank' Gemetar
Kamis, 13 Jul 2006 19:04 WIB
Jakarta - Lepas dari jeratan narkoba bukanlah hal yang mudah. Namun masa-masa kelam itu berhasil dilewati para personel Slank dengan baik. Kaka, Bimbim, Ridho, Adbee dan Ivan mengikrarkan mereka telah bersih dari narkoba.Benda haram itu rupanya menyisakan kisah pahit dan traumatis yang mendalam bagi mereka. Terutama pada Bimbim. Setiap kali melihat narkoba, Bimbim selalu gemetar. Hal ini dikisahkan Bunda Iffet, manajer Slank yang juga orang tua Bimbim ketika ditemui dalam konferensi pers Program Detoksifikasi Massal di Potlot, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2006).Diakui Bunda, Bimbim paling anti jika harus 'bertemu' dengan narkoba. Badannya gemetar tak karuan."Kalau melihat obat-obatan itu (narkoba .red) Bimbim itu pasti gemetaran. Ia minta agar gambar obat-obatan narkoba itu tak lagi ditayangkan di TV atau apapun. Karena itu bisa jadi traumatis bagi mereka," ungkap Bunda Iffet.Masih dalam suasana Hari Anti Narkoba Internasional 2006, manajemen Slank beserta Yayasan Asa Bangsa, RS Bhayangkara Selapa POLRI, Sahabat Rekan Sebaya, KELIMA dan Keox-System membuat program terapi pemulihan narkoba dan HIV/Aids. Terapi ini rencananya akan dilaksanakan di Panti Rehabilitasi Galih Pakuan Bogor selama 16 bulan.Terapi rehabilitasi, psikologis dan kerja akan diberikan secara gratis kepada mereka semua yang membutuhkannya. Usaha ini sendiri sebagai wujud kepedulian Slank dan kawan-kawan untuk mengentaskan masalah narkoba."Banyak orang ingin sembuh tapi nggak punya uang. Jadi semua berkesampatan untuk sembuh disini," tandas Bunda.Program yang didukung oleh Departemen Sosial (Dirjen PRSKN) dan Departemen Kesehatan itu akan mulai berlangsung pada tanggal 19 Juli mendatang. (yla/)











































