ADVERTISEMENT

Dokter Siska Tantang Kevin Hillers Perlihatkan Bukti Visum Penganiayaan

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 22 Sep 2022 11:50 WIB
Dokter Siska saat ditemui di salah satu kawasan di Jakarta Selatan.
Dokter Siska saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan. Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Perseteruan antara Kevin Hillers dan dokter Siska memasuki babak baru. Pesinetron Ikatan Cinta itu merasa heran mengapa laporan dari dokter Siska terlebih dahulu diproses oleh polisi sedangkan laporan miliknya tidak ada perkembangan.

Dokter kecantikan itu menyebut laporannya segera diproses karena bukti-bukti atas dugaan penganiayaan yang diserahkannya kepada polisi sudah lengkap.

"Dia merasa heran laporan saya diproses terlebih dulu, kenapa? Karena bukti-bukti saya lengkap seperti visum, bukti foto, video, saksi dan saksi ahli semua sudah diperiksa," kata dokter Siska saat ditemui di Studio Trans TV, kemarin.

Menurut dokter Siska, laporan mantan kekasihnya itu tak diproses oleh polisi karena tidak ada bukti visum. Sedangkan dirinya melakukan visum dua hari setelah kejadian.

"Setelah kejadian penganiayaan itu, dia tidak pernah melakukan visum, dia hanya kontrol saraf kejepit. Disitulah permasalahan dia. Dia tidak memiliki bukti visum," tutur dokter Siska.

"Makanya aku tanya, mana visum kamu? Makanya buktikan, jangan dengan video-video yang tidak benar, video-video editan, potongan, tidak otentik dan direkam tanpa izin yang kemudian disebarluaskan, itu melanggar UU ITE," sambungnya.

Oleh karena itu, dokter Siska menantang Kevin Hillers untuk menunjukkan hasil visum dugaan penganiayaannya di hadapan awak media.

"Saya tantang mana visum kamu? tolong, buktikan ke media atas tuduhan-tuduhan anda itu visumnya mana? visum kamu mana?" tantang dokter Siska.

Dokter Siska merasa kecewa dengan upaya hukum yang dilakukan oleh Kevin Hillers karena telah mencemarkan nama baiknya dengan menyebarkan video bukti penganiayaan tersebut. Kini, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian mengenai kasus ini.

"Kalau dia merasa sebagai korban, lakukanlah upaya-upaya hukum yang jelas, jangan melakukan upaya hukum, tapi malah melanggar, itu malah mencemarkan nama baik, karena disitu saya dibilang pelaku. Dia bilang 'padahal pelaku kenapa nggak diproses', itu menurut kamu, silahkan anda berpendapat. Yang berhak menentukan ada penyidik, proses pengadilan, serta hakim," pungkasnya.



Simak Video "Kevin Hillers soal Mantan Kekasih Polisikan Balik atas Kasus Penganiayaan"
[Gambas:Video 20detik]
(ahs/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT