Penyebab Thomas Ramdhan Marah dan Banting Bass

ADVERTISEMENT

Round Up

Penyebab Thomas Ramdhan Marah dan Banting Bass

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 15 Sep 2022 05:30 WIB
Jakarta -

Viral di media sosial sebuah video rekaman di atas panggung, menampilkan Thomas Ramdhan, bassist band GIGI membanting bass-nya. Hal itu dilakukan oleh Thomas di depan Ahmad Dhani, pentolan Dewa 19.

Dalam video yang beredar, Ahmad Dhani dan Thomas Ramdhan sedang berada di Malaysia. Mereka mengisi acara bertajuk Konsert Faztival Fazura. Di sana, Thomas manggung bareng Ahmad Band.

Ahmad Dhani terlihat menggunakan pakaian serba hitam. Ia sempat berjalan ke arah Thomas Ramdhan yang tengah bermain bass. Ketika Ahmad Dhani belum benar-benar sampai di depannya, Thomas pun membanting bass nya itu. Ia langsung meninggalkan panggungnya.

Tak cuma penonton yang terkejut dengan aksi Thomas Ramdhan banting bass tersebut. Ahmad Dhani juga ikut kaget. Tak lama, Ahmad Dhani mengambil bass yang tergeletak di panggung, dia kemudian menyebut Thomas Ramdhan marah.

"Thomas marah loh," ujar Ahmad Dhani dengan tenang, dikutip dari video yang ramai dibicarakan.

Banyak yang bertanya-tanya soal insiden itu dan kondisi Thomas. Benarkah dia terbakar amarah saat memutuskan membanting bass-nya?

Kabarnya, amarah Thomas tersulut karena sepanjang manggung kondisi sound dirasa tidak layak. Sering kali audionya tidak terdengar sehingga rupanya hal ini mempengaruhi suasana hati Thomas Ramdhan.

"Thomas udah klarifikasi, katanya sound bassnya hidup mati dan dia sudah bilang ke crew, tapi nggak ada respons yang baik," komentar salah satu warganet.

Adegan banting bass itu lantas memunculkan spekulasi lain. Nama Ahmad Dhani pun terseret isu tidak sedap soal pertikaian antara keduanya.

Namun saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (14/9/2022), Ahmad Dhani menyebut tidak ada masalah antara Thomas Ramdhan dengan bandnya.

"Nggak (ribut)" jawab Ahmad Dhani singkat.

Pentolan Dewa 19 itu berkelakar Thomas Ramdhan sengaja melakukan hal tersebut.

"Mau kayak band punk mungkin," ungkapnya.

Sejauh ini, Thomas Ramdhan belum memberikan tanggapannya.

(aay/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT