ADVERTISEMENT

Oki Setiana Dewi Bicara Fashion Muslim Indonesia sebagai Budaya dan Ciri Khas

Mauludi Rismoyo - detikHot
Selasa, 02 Agu 2022 20:04 WIB
Oki Setiana Dewi di acara Press Confrence Film Merindu Cahaya de Amstel, XXI Pondok Indah Mall Jakarta (14/12).
(Foto: Bayu/detikcom) Oki Setiana Dewi Bicara Fashion Muslim Indonesia sebagai Budaya dan Ciri Khas
Jakarta -

Oki Setiana Dewi selama ini dikenal sebagai aktris dan selebriti yang islami. Meski dia punya penampilan khas dalam memilih dan mengenakan pakaian muslim, Oki Setiana Dewi tidak lantas mematok seluruh muslimah harus berbusana seperti dirinya.

Hal itu diungkapkan oleh Oki Setiana Dewi dalam acara pembukaan Boutique Haitwo di kawasan Ruko Blok O2-1B Jalan Bintaro Utama I, Bintaro Jaya Sektor I, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, belum lama ini. Butik yang baru dibuka tersebut mengusung dignity of sharia yang meluncurkan produk busana muslim terbaik di dengan merek Haitwo.

"Kita harus bisa menempatkan posisi di mana kita berada. menempatkan posisi di mana kita berada. Kita tahu baju untuk sebuah acara (tertentu) seperti apa, untuk acara yang lain seperti apa. Selama apa yang diminta oleh Allah SWT dan Rasul-Nya kita penuhi, maka tidak masalah kalau kita berpakaian dengan berbagai macam jenis baju yang berbeda-beda. Yang paling penting adalah, seperti dalam surat Al-Ahzab ayat 59," ujar Oki Setiana Dewi.

Kutipan dari ayat tersebut berbunyi: Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Lebih lanjut, Oki Setiana Dewi menjabarkan penafsirannya. Menurutnya, bagaimana seorang muslimah berpakaian itu tidak terpatok pada sebuah standar tertentu. Namun haruslah indah dan tidak menimbulkan fitnah.

Oki Setiana Dewi juga menyoroti bagaimana busana muslim di seluruh dunia punya ciri khas dan jadi bagian dari budaya negara tersebut. Termasuk juga busana muslim Indonesia yang jadi budaya dan ciri khas.

"Artinya, Allah tidak menyuruh kita bajunya harus seperti itu, seperti itu, terserah. Setiap negara itu punya ciri khas bajunya masing-masing. Baju Indonesia beda sama Afrika, baju Afrika beda sama India. Kalau kita bisa pakai baju yang indah, tidak menimbulkan fitnah, rapi, bisa menghargai sebuah acara, kenapa tidak? Selama kita bisa menjaga kehormatan diri, kita bisa jadi orang yang bersyukur kepada Allah dengan menggunakan baju yang indah dan baik," bebernya.

Oki Setiana Dewi mengapresiasi usaha Boutique Haitwo dalam usahanya menjadikan Indonesia sebagai negara yang jadi ikon busana muslim dunia. Pasar busana muslim di Indonesia memang sangat potensial terutama di rentang usia 25 hingga 40 tahun.

Oki Setiana Dewi hadiri pembukaan Boutique Haitwo.Oki Setiana Dewi hadiri pembukaan Boutique Haitwo. Foto: dok. Boutique Haitwo

Boutique Haitwo juga berkolaborasi dengan NBRS Corp serta komunitas ibu-ibu muda dalam usaha memasyarakatkan busana muslim syar'i khas Indonesia tersebut. Dinilai fashion muslim Indonesia yang dikeluarkan oleh Boutique Haitwo punya taste yang berbeda dari negara lain.

"Indonesia menjadi lirikan bangsa-bangsa di dunia untuk menjadi target potensial di sektor industri kreatif sub sektor fesyen muslim. Haitwo hadir sebagai sebuah solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang sekarang sedang terus bergerak ke arah halal life style, di mana salah satunya adalah sektor busana," ujar Temmi Wahyuni, founder NBRS Corp dan founder Boutique Haitwo.

Boutique Haitwo berinovasi dengan menghadirkan variasi busana yang bisa di mix-match mulai dari dress, hijab, sepatu, hingga produk lainnya. Brand itu juga memasarkan produknya dengan harga yang terjangkau sehingga bisa lebih mudah dimiliki oleh semua kalangan, namun tanpa mengesampingkan kualitas.

(aay/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT