ADVERTISEMENT

KOL, Influencer Muda hingga Gen Z Diimbau Melek Hukum Agar Tak Asal di Medsos

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Jumat, 08 Jul 2022 21:14 WIB
Medina Zein ditahan jaksa di Rutan Polda Metro Jaya, Kamis (7/7/2022)
Foto: Medina Zein (Foto: dok.istimewa)
Jakarta -

KOL (Key Opinion Leader) dan influencer kini sudah jadi profesi yang berkembang di kalangan Gen Z. Anak-anak muda pegiat media sosial telah menghasilkan pundi-pundi rupiah dari kegiatan endorsement di media sosial. Tak jarang keriuhan di Twitter atau Instagram juga terjadi karena peran KOL dan para influencer.

Semakin disorotnya KOL dan influencer, mereka diimbau untuk melek hukum. Mengingat saat ini mulai banyak influencer yang terjerat kasus hukum. Yang paling hangat adalah kejadian Medina Zein yang sudah berstatus tersangka dan kini mendekam di tahanan.

Medina Zein berkasus dengan Uci Flowdea. Berawal dari perseteruan soal tudingan tas branded palsu yang dijual Medina Zein, kasus ini kemudian berkembang dan meruncing hingga muncul kalimat ancaman dari Medina Zein kepada Uci Flowdea. Salah satu ancamannya adalah rencana membawa bom ke rumah Uci Flowdea.

Pengacara sekaligus konsultan hukum Muhammad Ari Pratomo mengamini soal banyaknya masyarakat Indonesia yang belum melek hukum. Sehingga dia yang akrab disapa MuhammadAriLaw lewat Law Office miliknya yakni Ari Pratomo & Associates menawarkan konsultasi hukum gratis.

Seperti halnya para KOL dan influencer yang aktif di media sosial, MuhammadAriLaw membuka konsultasi hukum di media sosial pula. Mulai dari YouTube, Facebook, Messenger, Bigo Live, Instagram, TikTok, hingga Kaskus. MuhammadAriLaw punya rubrik sendiri bernama Melek Hukum.

Pengalamannya sebagai pengacara membuat MuhammadAriLaw dipercaya untuk membuka wawasan masyarakat soal hukum. Sehingga mereka bisa lebih paham dan bisa menjaga diri dari tindakan-tindakan yang sekiranya bisa diperkarakan terutama di media sosial.

MuhammadAriLaw tawarkan konsultasi hukum gratis di media sosial.MuhammadAriLaw tawarkan konsultasi hukum gratis di media sosial. Foto: dok. MuhammadAriLaw

Selain itu, MuhammadAriLaw juga mendirikan Komunitas Live Positif Indonesia dan juga Lembaga Kontrol Sosial Media dan Live Streaming. Lagi-lagi, komunitas dan lembaga ini ditujukan untuk merangkul masyarakat Indonesia agar sadar terhadap hukum di NKRI.

"Bimbingan dan arah mengenai hukum yang ia berikan kepada masyarakat ini semata-mata hanya karena saya mencintai profesi saya dan ingin masyarakat lebih melek akan hukum di Indonesia," ucapnya dalam sebuah wawancara.

MuhammadAriLaw telah meniti karier di dunia hukum sejak tahun 2000-an. Dia pernah menjabat sebagai Pengacara di Posbakum Asosiasi Advokat Indonesia DPC Bandar Lampung, Pengacara di Posbakum Pengadilan Negeri Jakarta Timur, hingga Pengacara Posbakum Pengadilan Negeri Bekasi 2008.

Kini dia memutuskan untuk mendirikan Ari Pratomo & Associates dan aktif di situ sebagai advokat atau pengacara di bidang jasa hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan.

(aay/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT