ADVERTISEMENT

Pengacara Sebut Cynthiara Alona Hampir Bangkrut hingga Ditipu Orang

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 07 Jul 2022 09:20 WIB
Jakarta -

Cynthiara Alona usai bebas dari kasus prostitusi rupanya dihadapkan dengan masalah lain. Kali ini dia merasa dirugikan karena aset propertinya dijual pihak lain namun dirinya tak menerima uang.

Dikatakan kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, perempuan yang akrab Alona mengalami kejatuhan finansial usai bebas dari masa hukumannya. Sehingga Alona akan melaporkan pihak yang merugikan dirinya.

"Iya pastilah (finansial jatuh). Dia bilang 'merasa dikerjain orang' gitu. Merasa dikerjain, merasa dirugikan. Ada yang katanya aset propertinya dijual tapi dia enggak terima uangnya," kata Sunan Kalijaga di Mall Puri Indah, Kawasan Kembangan, Jakarta Barat.

Sunan juga menyebut masalah ini adalah tindakan pidana penggelapan. Lantaran Alona tak menerima uang dari transaksi asetnya yang dijual, Sunan memastikan adanya dugaan penggelapan yang merugikan Alona.

"Nah, saya bilang, ini jelas dugaan tindak pidana, penggelapan. Emang kamu serahin asetnya ke siapa? Perjanjian nya bagaimana? Bahkan disampaikan kemarin dia punya saksi bahwa orang yang membeli asetnya itu siap berbicara. Dia kasih uangnya ke siapa? Ini asetnya Alona nih, terus kok berpindah tangan ke pembeli, ke seseorang. Nah seseorang ini menyampaikan, 'saya transfer uangnya ke sana'. Nah, pertanyaan properti punya siapa? Kok nggak masuk ke rekening Alona? Kan begitu simpel," beber Sunan menirukan pertanyaannya ke Alona.

"Maka sekarang ini kami duga adanya tindak pidana penggelapan," tambah Sunan.

Sunan juga akui meski bebas dari hukuman kasus prostitusi, Alona merasa kecewa lantaran merasa 'dikerjain oleh orang lain'.

"Baik sehat cuma itu tadi, dia mencurahkan bahwa 'aku nih bener-bener kecewa kok aku dikerjain orang'. Dia sampai bahasanya 'aku dikerjain orang nih'," ucap Sunan menirukan perkataan Alona.

Di sisi lain, Sunan enggan menyebut nominal kerugian yang dialami oleh model dewasa tersebut. Menurut Sunan, terlalu dini untuk diungkapkan ke publik.

"Saya sudah tau (nominal asetnya), tapi belum bisa menyampaikan kepada teman-teman. Karena itu masih dalam kajian. Saya mesti melihat dulu bukti-bukti yang Alona bawa, lalu dari situ kita bisa menyimpulkan, siapa oknum yang merugikan Alona. Siapa yang kami duga. Kalau saat ini, saya belum berani buka ke publik. Karena saya belum melihat data dan belum bisa mengarah dugaan ke siapa orang," pungkas Sunan Kalijaga.

(fbr/tia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT