Korban Dugaan Penyekapan oleh Nindy Ayunda Lebih dari Satu Orang

ADVERTISEMENT

Korban Dugaan Penyekapan oleh Nindy Ayunda Lebih dari Satu Orang

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Selasa, 05 Jul 2022 10:00 WIB
Jakarta -

Mantan sopir pribadi Nindy Ayunda, Sulaiman mengaku menjadi korban dugaan penyekapan oleh mantan majikannya. Perkara tersebut kini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Selama penyekapan yang berlangsung selama 30 hari tersebut, ternyata ia tidak sendiri. Ada satu orang lagi yang menjadi korban penyekapan dan melihat langsung pemukulan yang terjadi kepada Sulaiman. Diketahui, korban lain tidak ditutup matanya saat itu.

"Ada (korban lain) tapi lagi nggak ada di Jakarta, tapi pasti jadi saksi, karena dia salah satu korban dan tahu siapa yang memukuli. Semua yang terlibat pasti akan mempertanggung jawabkan," kata Fahmi Bachmid saat ditemui usai pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022) malam.

Dalam waktu dekat, korban lainnya juga akan dilakukan pemeriksaan.

"Pasti (dilakukan pemeriksaan), karena dia salah satu korban, dia juga korban yang dilakukan perampasan," ujar Fahmi Bachmid.

Peristiwa itu terjadi tahun lalu, Sulaiman mengaku mengalami pemukulan di bagian leher, dada, hingga kepala. Akibatnya, hingga saat ini kepalanya masih terasa pusing.

"Kejadiannya itu pada tanggal 11 Februari 2021. Karena saya sudah linglung, karena waktu itu ada pemukulan di bagian leher, dada, sama kepala saya. Sekarang saya merasakan, dari jam 2 siang sampai malam ini, terasa pusing saja kepala," jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengaku mendapatkan pukulan tersebut dari tangan kosong dan juga alat. Sulaiman mendapatkan pukulan-pukulan tersebut dalam keadaan mata tertutup.

"Tangan saja, tangan kosong, dan pakai alat, tapi nggak tahu alat apa. Karena, posisi saya kan mata ditutup," ujar Sulaiman.

Rini Diana sebagai pelapor atas kasus ini menyebut jika dampak dari kejadian tersebut, berimbas pada ekonomi karena sang suami jadi sulit mendapatkan pekerjaan.

"Berimbasnya ke perekonomian pastinya. Siapa sih istri yang nggak sedih melihat suaminya yang biasanya nggak seperti itu," ujar Rini DIana.

"Makanya saya mau berjuang buat keadilan suami saya disini. Saya orang kecil, saya cuma minta keadilan," pungkasnya.

Nindy Ayunda dilaporkan oleh Rini Diana yang merupakan istri dari mantan sopirnya, Sulaiman, dengan tuduhan melakukan penculikan dan penyekapan. Laporannya tercatat dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.

(ahs/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT