ADVERTISEMENT

Fakta Seputar Fakarich, Guru Trading Indra Kenz yang Kini Ditahan

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 05 Apr 2022 12:33 WIB
Jakarta -

Orang yang selama ini disebut sebagai guru trading Indra Kenz, Fakarich, akhirnya ditahan oleh Bareskrim Polri. Kini, ia mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

Hal itu diungkapkan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan kepada detikcom, pada Selasa (5/4/2022).

"Tanggal 5 April 2022 pukul 02.05 WIB penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich sebagaimana Surat Perintah Penahanan Nomor: Sp. Han/42/RES.2.5./IV/2022/Dittipideksus tanggal 5 April 2022," ungkap Whisnu.

Siapa sosok Fakarich sebenarnya?

Latar Belakang Fakarich

Fakarich memiliki nama asli Fakar Suhartami Pratama. Ia lahir di Medan pada 13 Juli 1991.

Selama ini, ia memiliki situs untuk mengajarkan trading ke banyak orang, yaitu fakartrading.com.

Buka Kursus Trading

Fakarich diketahui membuka kursus trading. Ia memiliki grup berbayar untuk pelatihan trading.

Sejauh ini, sudah lebih dari 10 ribu member yang diajarkan Fakarich. Kepada mereka, Fakarich meminta deposit hingga Rp 12 juta sebelum memulai kelas. Bagi yang membayar di angka jauh lebih kecil, metode pengajarannya akan jauh berbeda.

Profesi Sebenarnya

Dari situs miliknya, Fakarich mengaku sebagai orang yang menekuni beberapa profesi, seperti desainer, pebisnis dan praktisi trading.

Kecipratan Uang Indra Kenz

Dari polisi, diketahui Fakarich mendapatkan uang dari muridnya, Indra Kenz. Uang tersebut sejumlah Rp 1,9 miliar.

"Tersangka menerima aliran dana dari rekening tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz dengan total sebesar Rp 1.900.000.000 (Rp 1,9 miliar)," kata Whisnu saat dimintai konfirmasi, Selasa (5/4/2022).

Ditipu hingga Depresi

Jalan hidup Fakarich ternyata tidak selalu mulus. Pada 2017 ia mengalami masalah finansial. Ketika itu, Fakarich ditipu.

Uangnya dibawa kabur oleh orang yang sebelumnya dipercaya. Fakarich bahkan sampai mengalami depresi. Setelah itu, ia bangkit dan memulai mengenal trading.

(dar/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT