Laporkan SB, Gusti Bawa Belasan Pendukung

Laporkan SB, Gusti Bawa Belasan Pendukung

- detikHot
Rabu, 24 Mei 2006 15:18 WIB
Laporkan SB, Gusti Bawa Belasan Pendukung
Jakarta - Janji Gusti melaporkan SB cs ke Polda ditepati mantan suami Nia Paramitha tersebut. Selain didampingi pengacara, Gusti juga membawa 15 orang pria berbadan tegap. Siapa mereka?Seperti telah diberitakan sebelumnya, Gustiranda berencana melaporkan kembali ketua umum PAN, Soetrisno Bachir beserta tiga orang pengacaranya, Indra Shanun Lubis, Abdulrahim dan Herman Kadir. Mereka akan dijegal pasal 317 dan 318 KUHP tentang pengaduan fitnah dan laporan palsu. Laporan ini merupakan tindak lanjut dari laporan SB kepada Gusti soal pencemaran nama baik, 10 April 2006 silam. Menurut Gusti, laporan tersebut tak ada tindak lanjutnya sehingga membuat statusnya sebagai terlapor menggantung.Rabu (24/5/2006), sekitar pukul 13.00 Gusti datang ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian ditemani oleh Sekjen Serikat Pengacara Indonesia, Sugeng Teguh Santoso, SH dan 15 pria berbadan tegap. Usut punya usut mereka adalah sekelompok pemuda dari 'Angkatan Muda Kay'. Kedatangan mereka untuk mendukung pelaporan yang dilakukan oleh Gusti. Perlu diketahui, dalam organisasi ini Gusti bertindak sebagai dewan penasehat.Sekitar satu jam kemudian Gusti keluar dari ruang pelaporan. Kepada wartawan dan kru infotainment yang menunggu, ayah empat anak tersebut buka mulut soal babak baru perseteruannya dengan Soetrisno Bachir."Apabila saya dilaporkan, saya sangat senang, jadi jangan sampai dicabut. Tapi sampai saat ini proses (laporan SB, red) tidak berjalan. Itu yang membuat saya lapor balik," tukas Gusti.Selain ogah terus berstatus sebagai terlapor, tindakan Gusti melanjutkan kasusnya ke Polda adalah karena ia mendengar desas-desus miring seputar dirinya. Dengan laporan ini ia seakan ingin membantah kabar yang menyatakan adanya sogokan sejumlah uang kepada Gusti untuk berdamai pada SB.Kembali soal Angkatan Muda Kay, kelompok pemuda yang rata-rata berbadan gelap, bertato, dan bertubuh besar itu juga ikut angkat bicara. Tak hanya sekedar mendukung, kelompok kepemudaan ini juga siap mengambil tindakan jika proses hukum tidak berjalan semestinya."Siapapun yang bersangkutan dengan masalah ini harus tunduk kepada proses hukum. Apabila ada yang tidak sesuai dengan hukum itu akan berhadapan dengan kita, Angkatan Muda Kay," tegas salah satu perwakilan kelompok ini lantang. (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads