Babak Baru Perseteruan Gustiranda-SB
Rabu, 24 Mei 2006 11:10 WIB
Jakarta - Seperti Gunung Merapi, perseteruan Gustiranda dan Soetrisno Bachir ternyata masih berstatus awas. Merasa tak ada kelanjutan dari laporan SB ke Polda, Rabu (24/5/2006) siang Gusti akan melaporkan balik petinggi PAN tersebut ke Polda.Banyak orang menyangka konflik antara Gustiranda-SB turut berakhir bersama dengan berakhirnya perceraian Gusti-Nia sesuai dengan keputusan PA Jaksel 3 Mei 2006 silam.Usai sidang cerai tersebut keduanya juga tampak lebih tenang. Tak ada lagi perang di media dan saling tuding di depan publik. Sifat Gusti yang tadinya meledak-ledak lalu kemudian menjadi lebih tenang juga sempat menjadi tanda tanya. Namun teka-teki itu dijawab pengacara Gustiranda, Junimart Girsang. Kepada detikhot beberapa waktu lalu. Menurut Junimart, Gusti dan Nia memang menyepakati perjanjian untuk membuat suasana yang lebih kondusif.Belum lama suasana kondusif tercipta, Gusti kembali beraksi. Rabu (24/5/2006) ini, ia akan melaporkan Soetrisno Bachir (SB) dan tiga pengacaranya, Indra Shanun Lubis, Abdulrahim dan Herman Kadir. Keempat orang tersebut dilaporkan atas pasal 317 dan 318 KUHP tentang pengaduan fitnah dan laporan palsu."Laporan itu dianggap palsu karena dia tidak bisa membuktikan kapan saya menyebutkan nama dia," tukasnya saat dihubungi detikhot Rabu (24/5/2006).Menurut aktor yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, setidaknya ada empat fakta yang menunjukkan SB dan pengacara-pengacaranya melakukan laporan palsu dan fitnah. Fakta pertama adalah laporan SB melalui kuasa hukumnya Herman Kadir soal Gusti yang mencemarkan nama SB di media. Sejak dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 10 April 2006 lalu, yang lebih sering bicara di media perihal laporan tersebut adalah Indra Shanun bukan Herman Kadir.Fakta kedua laporan SB bernomor LP 1342/k/2006 tersebut hingga saat ini tidak ada lanjutnya. Padahal pengacara SB, Indra Shanun rajin bicara di media soal laporan tersebut. Tanpa bukti kuat, ia selalu menyebut Gusti mencemarkan nama SB.Fakta ketiga yang membuat Gusti merasa dirinya dirugikan SB adalah status Gusti yang hingga saat ini masih tetap sebagai terlapor. Pria berambut klimis ini merasa jengkel karena dengan statusnya tersebut tentu namanya jadi tercemar.Fakta terakhir yang membuat Gusti benar-benar geram adalah soal rumor dirinya disogok. Beberapa waktu lalu ketika resmi cerai dari Nia Paramitha, memang banyak orang yang bertanya-tanya. Sebabnya begitu resmi cerai, Gusti tak lagi berapi-api untuk mengungkap siapa selingkuhan istrinya. Kabar yang beredar bintang sinetron 'Siti Nurbaya' itu disogok sejumlah uang agar tak lagi lantang bicara di media soal selingkuhan Nia.Mengenai rencananya melaporkan SB ke kepolisian, Gusti menuturkan mantan istrinya Nia sudah tahu. Nia tak mempermasalahkan karena laporan tersebut tak lagi mengait-ngaitkan dirinya ataupun isu perselingkuhan yang berkembang beberapa waktu lalu."Nia paramitha tidak mau ribut-ribut lagi. Dia udah nggak ada masalah," jelas ayah empat orang anak itu. (eny/)











































