Stephen Chow Ikut Berduka Atas Kecelakaan Pesawat China Eastern Airlines

Hafidjah Nuraulia - detikHot
Kamis, 31 Mar 2022 09:06 WIB
Stephen Chow dan aktris cantik.
Penampilan Stephen Chow muda di salah satu filmnya. Dok. Instagram
Jakarta -

Berita terkait kecelakaan pesawat China Eastern Airlines di Guanxi pada Senin, 22 Maret lalu masih menyimpan luka bagi masyarakat setempat. Hal ini diungkapkan oleh aktor sekaligus produser ternama China, Stephen Chow.

Ia mengungkapkan rasa bela sungkawanya kepada keluarga korban dan masih berharap ada keajaiban yang dapat ditemukan oleh tim penyelamat.

Melalui manajernya yang bernama Chris Chen, Stephen mengaku ikut merasa sedih saat mengetahui kecelakaan itu. Ia juga berterima kasih kepada tim SAR atas kerja kerasnya yang tak kenal lelah dan terus berusaha untuk menemukan para korban.

"Saya sangat berharap akan ada keajaiban dan ditemukan korban yang selamat," ujar Stephen.

Selain itu, dalam unggahan di Weibo Stephen juga mengkritik seorang pensiunan pilot Hong Kong yang juga penyelidik kecelakaan pesawat bernama David Newberry, karena mengatakan orang-orang Tiongkok mengalami paranoid ketika melakukan perjalanan udara.

Hal itu diungkapkannya dalam sesi wawancara dengan Time di mana menurut Stephen, pernyataan itu cukup kejam dan tidak sopan untuk diungkapkan di situasi saat ini.

"Tidakkah kamu merasa terkejut dan patah hati ketika kecelakaan pesawat telah terjadi di daerah tempat kamu tinggal? Saya berharap semua orang, terlepas dari status kebangsaan yang berbeda dapat lebih memahami perasaan ini, satu sama lain," tulisnya dikutip dari 8 Days.

Pesawat yang menuju ke kota Pelabuhan Guangzhou dari Kunming itu mengangkut 132 orang penumpang ketika dikabarkan jatuh ke sebuah lereng gunung. Pada hari Rabu lalu, salah satu rekaman black box telah ditemukan.

Namun, pada akhirnya penumpang dari kecelakaan pesawat China Eastern Airlines ini dikonfirmasi bahwa seluruhnya telah meninggal.

Hal ini diungkapkan oleh Hu Zhenjiang, wakil direktur Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) pada Sabtu, 26 Maret 2022. Time pencari telah menggali beberapa daerah yang diselimuti lumpur tebal dan diyakini tempat jatuhnya pesawat dengan tangan maupun tenaga mesin. Sayangnya, tidak ada senyawa dari bahan peledak yang terdeteksi di puing-puing kecelakaan



Simak Video "Fakta Seputar Kecelakaan Tragis China Eastern Airlines"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)