Penyerbuan Rumah Mayang
Polisi Saling Tunjuk, Adik Mayang No Comment
Senin, 22 Mei 2006 11:02 WIB
Jakarta - Ada apa di balik penyerbuan rumah Mayangsari hingga kini masih tanda tanya. Semua pihak bungkam. Polisi saling tunjuk sementara keluarga Mayang tutup mulut.Sejak kabar terjadi penyerbuan di rumah Mayang, Minggu (21/5/2006) wartawan dan kru infotainment langsung menyerbu kediaman Mayang di kawasan Simprug Golf. Kediaman yang biasanya terlihat sepi itu kini tampak ramai. Garis pembatas polisi dibentangkan untuk menghindari orang-orang tidak berkepentingan memasuki area kejadian.Dari luar terlihat kaca pecah dan pagar yang rusak. Dua mobil milik Bambang Trihatmodjo, ayah bayi Mayang tampak terlihat di garasi.Belum diketahui di mana keberadaan Mayang saat ini. Beberapa sumber menyebutkan Mayang 'disembunyikan' di rumah ketua RT yang berjarak 10 meter dari rumah Mayang.Ketika dimintai keterangannya oleh detikhot, Gita, adik Mayang sepertinya enggan berkomentar. "Saya lagi online nih," ujar adik Mayang, dan klik, hubungan telepon pun diputus.Ponsel sahabat Mayang Adjie Notonegoro ketika dihubungi juga dalam keadaan tidak aktif. Sedangkan teman dekat Mayang, Teddy mengaku tak tahu menahu tentang kejadian tersebut karena sedang berada di Bandung.Meminta keterangan dari polisi juga sama sulitnya. Berbeda ketika kasus Roy Marten tertangkap Narkoba atau ketika pesinetron Lidya Pratiwi tersangka membunuh temannya, kali ini petugas polisi tak seterbuka biasanya. Semuanya bungkam bahkan saling tunjuk.Tetangga sekitar kediaman Mayang menyebutkan beberapa tersangka kejadian telah dibawa ke Polsek Kebayoran Lama. Namun petugas Polsek Kebayoran Lama, menolak buka mulut. "Oh, itu sudah diserahin ke Polres Jaksel, tanya saja ke sana," ujar salah seorang petugas Polsek Kebayoran Lama yang menolak disebutkan namanya.Ketika detikhot menyambangi Polres Jakarta Selatan, kejadian yang sama juga terulang. Petugas informasi mengatakan kasus Mayang sudah dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat. Hal ini sebenarnya cukup aneh karena tempat kejadian berada di wilayah Jakarta Selatan. "Kamu dari wartawan ya. Nggak ada di sini, sudah dilempar ke Polres Jakpus. Tersangka sampai di sini nggak diapa-apain, langsung dibawa ke Polres Jakpus," terang petugas yang menolak disebutkan namanya.Namun beberapa sumber mengatakan, tersangka kini memang telah ditahan di Polres Jaksel. Petugas penerima laporan juga telah berusaha mencari berkas laporan kasus Mayang, namun berkas yang dimaksud tidak ditemukan. "Mungkin langsung ke reskrim, tanya ke sana saja langsung," ujar petugas yang bernama Putu.Ketika berusaha menemui Kasat Reskrim,Suyudi, petugas mengatakan atasannya tersebut baru bangun dan belum bisa diwawancara sampai setelah makan siang. (fta/)











































