ADVERTISEMENT

Brand Lokal Tanah Air Diapresiasi Warga Paris di Tengah Cibiran Netizen

Hanif Hawari - detikHot
Jumat, 11 Mar 2022 19:53 WIB
Di tengah cibiran terhadap brand lokal yang pergi ke Paris belum lama ini, masyarakat lokal di sana justru beri apresiasi.
(Foto: dok. Venycha/Brand No Brand) Di tengah cibiran terhadap brand lokal yang pergi ke Paris belum lama ini, masyarakat lokal di sana justru beri apresiasi.
Jakarta -

Brand lokal yang bertandang ke Paris Fashion Show mendapatkan cibiran netizen karena dianggap mengklaim tampil di Paris Fashion Week 2022. Netizen Tanah Air menganggap brand lokal tersebut menyebarkan informasi menyesatkan.

Meskipun begitu, deretan brand yang menggelar fashion show di Paris, Prancis, ada pula yang mendapatkan apresiasi di sana. Salah satunya adalah Brand No Brand miliki desainer Venycha.

Venycha menyebutkan bahwa penonton show-nya di sana kebanyakan warga lokal Paris. Para desainer dan influencer Paris pun menunjukkan antusiasnya pada baju-baju garapan Venycha.

"Kalau dibilang isinya orang Indonesia semua itu salah, isinya tuh designer, influencer dan masyarakat dari Paris. Brand aku aja diapresiasi sama designer sana, aku juga diajak meeting sama influencer sana," kata Venycha saat dihubungi awak media, Kamis (10/3/2022).

"Kalau aku bisa bilang 70 persen yang datang di lokasi fashion show itu adalah warga lokal Paris, kita emang bawa KOL (Key Opinion Leader) agar acara ini bisa terdengar ke Indonesia ya," bebernya.

Bentuk apresiasi yang didapatkan Venycha adalah publikasi secara gratis. Influencer Paris banyak yang membeli produknya, kemudian mengunggah hal tersebut di Instagram mereka.

"Mereka beli, bahkan mereka sampai posting, bayar fee influencer sana kan lumayan loh. Tapi kita gak bayar mereka support," terangnya.

Senada dengan Venycha, Tika Ramlan sebagai pemilik brand Chayra juga merasakan hal serupa. Hingga hari ini, banyak orang yang membeli koleksi rancangannya hingga habis terjual.

Geprek Bensu, brand makanan yang ikut serta dalam rangkaian kegiatan di Paris bersama Gekrafs pun turut mendapatkan apresiasi. Brand tersebut berencana membuka cabang di Paris setelah sukses membangun di Amsterdam, Belanda.

Pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa kegiatan Gekrafs menimbulkan efek positif bagi brand Tanah Air. Memang, tujuan utama Gekrafs adalah membantu local brand-UKM untuk banyak dan mudah mendapat peluang di pasar Eropa.

Sayangnya, netizen Indonesia justru fokus melihat sisi negatif dari kegiatan tersebut. Menurut Venycha, hal itu berawal dari ketidaktelitian masyarakat ketika membaca informasi yang disebarkan di Instagram.

"Memang kita acaranya dari awal dari brand aku kalau ini adalah Paris Fashion Show, bisa cek di Instagram kami dari 28 Februari sudah naikin ke feed itu video kami udah bikin tulisannya Paris Fashion Show during Paris Fashion Week, mungkin brand lain kurang informasi aja," tutur Veny.

"Tapi kan bukan berarti dijatuhkan di negeri sendiri, sayang aja yang heboh malah berita negatif," ungkapnya.

Diketahui, Brand No Brand bersama deretan brand lokal lainnya mengikuti acara Paris Fashion Show during at Paris Fashion Week 2022 yang digelar oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs). Gekrafs pun membuka temporary store di Paris bertempat di 51 Rue Turrene.

(hnh/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT