Tata Bantah Isu Harta Gono-gini Rp 200 M

Tata Bantah Isu Harta Gono-gini Rp 200 M

- detikHot
Senin, 15 Mei 2006 18:00 WIB
Tata Bantah Isu Harta Gono-gini Rp 200 M
Jakarta - Isu pembagian harta gono-gini atau yang disebut 'uang sangu' sebesar Rp 200 M dari keluarga Cendana dibantah Tata. "Kayak karyawan aja pakai diberi uang sangu," ujarnya.Ucapan Tata itu ditirukan Junimart Girsang, pengacara Tata, dalam jumpa pers di kantornya jl. Jamrud no 14 Jakarta Pusat, Senin (15/5/2006). Tentang isu tersebut, Tata mengetahuinya dari sebuah media cetak. Tak ada komentar lain yang keluar dari mulut ibu dua anak itu, sepertinya ia enggan menanggapi berbagai spekulasi yang beredar belakangan ini.Sejak gugatan cerai Tata terhadap Tommy terkuak, publik mulai mereka-reka apa yang menguatkan Tata untuk menceraikan Tommy.Berbagai isu mulai bermunculan, mulai dari isu faktor kekerasan dalam rumah tangga, sampai kurang terpuaskannya kebutuhan biologis diperkirakan menjadi pemicu retaknya rumah tangga pasangan ini.Tentang isu kekerasan dalam rumah tangga, Junimart membantahnya. Sedangkan soal isu yang menyatakan Tata menggugat cerai karena tak terpuaskan secara biologis, Junimart menolak untuk memberi keterangan lebih lanjut. Menurutnya, hal itu bersifat sangat pribadi."Itu sangat pribadi, bukan hal yang sangat prinsip. Kita bisa lihat, selama beliau menjalani proses hukum, Ibu Tata menyambangi ke Nusakambangan. Kita tidak pernah tahu urusan pribadi mereka," kilah Junimart.Penyebab perceraian pasangan ini, seperti tertera dalam surat gugatan cerai yang diajukan Tata, 13 April lalu adalah karena adanya ketidakcocokan yang berkepanjangan dan cekcok yang terus menerus. Penyebab lain di luar itu, dibantah keras oleh Tata melalui kuasa hukumnya.Sidang gugatan cerai, Tata-Tommy yang telah dibuka hari ini, Senin (15/5/2006) akan ditunda selama 3 pekan mendatang sesuai dengan permintaan Tata. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan kesehatan sang mertua, Soeharto yang hingga kini masih terbaring lemah di RS Pertamina, Jakarta. (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads