ADVERTISEMENT

IG Oki Setiana Dewi Digeruduk Usai Ceramahnya Dianggap Menormalkan KDRT

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Kamis, 03 Feb 2022 08:28 WIB
Oki Setiana Dewi
Salah satu pose Oki Setiana Dewi. Foto: Instagram @okisetianadewi
Jakarta -

Belum lama ini Oki Setiana Dewi bikin heboh lewat ceramahnya. Dalam ceramah tersebut, Oki Setiana Dewi dianggap menormalkan kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam kolom komentar Instagram Oki Setiana Dewi netizen mempertanyakan soal hal tersebut. Mereka memberikan pertanyaan kepada kakak Ria Ricis itu.

"Nutup aib suami bukan nutup kdrt dari orang lain. Get help sis imagine how many women suffering from abusive relationship and endure all the pain just to be obligated to their husband," beber akun titi****.

"ada 2 hal yg berbeda aib : misal suami punya kutil di pa***, mulutnya bau, loyo trus lo cerita ~> aib -> dosa.. menutup2i kdrt : dude, cmon! Itu bukan aib, itu kriminal, titik!!!" papar akun kieu***.

"totally agree sis, bikin korban KDRT makin gak mau speak up aja yaaa. Heran sm ustadzah satu ini," kata akun sara***.

"maaf kak tolong jelasin dulu itu maksud ceramahny gimana ya? yg kalo suami nampar istri ga boleh lapor ma ortu karna itu aib? mohon penjelasannya ya," jelas akun jeu****.

"jujur saya sangat kaget denger ini keluar dari seorang penceramah agama. Perempuan lagi. Islam tidak seperti ini. Islam tidak ajarkan kekerasan," lanjut akun jeu***.

"Hadist Rasul shahih diriwayatkan Iman Bukhari dan Muslim. Rasul melarang keras suami memukul isteri "Janganlah seseorang diantara kamu memukul isteri layaknya memukul hamba sahaya, padahal ia ( suami) menggauli isterinya diujung hari. Klo terjadi ya isteri hrs bicara pd orng tua suami biar negur anaknya, klo gk mo tobat ya cerai aja. Daripada ma*** @okisetianadewi," imbuh akun jeur***.

"Mohon maaf Ustadzah Oki, bukankah KDRT sudah masuk ke dalam ranah kriminal ya? Karena sudah mencelakai dan mencederai manusia lain? Apakah perempuan-perempuan yang mengalami kekerasan secara fisik, verbal, seksual, dan berbagai macam kekerasan lainnya, hanya boleh diam saja? Bukankah Allah SWT menciptakan tubuh kita untuk dijaga dan tidak untuk disakiti? Bukankah kita punya hak sepenuhnya atas tubuh kita sendiri? Lantas mengapa ketika tubuh kita disakiti, kita hanya boleh berdiam diri dengan memendam semuanya sendirian, padahal tubuh kita sudah mengalami cedera yang luar biasa. Dan ya, tidak hanya itu ustadzah, bagaimana dengan kesehatan jiwa yang dialami para korban kekerasan? Apakah dibiarkan berlalu begitu saja? Tanpa adanya penanganan? Sungguh menyakitkan sekali ya ustadzah sebagai seorang perempuan," kata akun lainnya.

Sampai saat ini belum ada jawaban mengenai pertanyaan netizen dari Oki Setiana Dewi tersebut.



Simak Video "Polemik Ceramah Oki Setiana Dewi Terkait KDRT"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT