ADVERTISEMENT

Kesha Ratuliu Urus Anak Tanpa Babysitter, Alasannya Bijak

Ahsan Nurrijal - detikHot
Sabtu, 29 Jan 2022 20:42 WIB
gaya hijab Kesha Ratuliu.
(Foto: Dok. Instagram @kesharatuliu05.) Kesha Ratuliu sedang menikmati waktunya sebagai ibu baru sehingga memilih tak pakai jasa babysitter. Dia pun mengungkap alasannya.
Jakarta -

Artis Kesha Ratuliu kini tengah menikmati peran barunya sebagai ibu muda setelah melahirkan anak pertamanya yang diberi nama Qwenzy Kalandra Putra Permana pada Desember 2021 lalu.

Dalam mengasuh anak pertamanya, Kesha Ratuliu ingin selalu dekat dengan sang anak dan ingin selalu memperhatikan tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, istri Adhi Permana ini memutuskan untuk tidak memakai jasa babysitter dalam mengurus baby Qwenzy.

"Enggak (pakai babysitter), kita sampai sekarang berdua aja. Karena menurut aku sampai sekarang masih cukup kita berdua aja, Ada helper, tapi lebih ke ngurusin baju, lebih ke asisten rumah tangga," ujar Kesha Ratuliu ketika ditemui di studio Trans TV di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Senada dengan sang istri, Adhi Permana juga mengatakan keputusannya tidak memakai jasa babysitter adalah agar keduanya dapat lebih sering bonding dengan anak.

"Kita lebih seneng aja kalau kita lebih sering bonding dengan anak kita, biar lebih deket juga," timpal Adhi Permana.

Sebagai seorang ibu muda, mengurus anak merupakan hal baru bagi Kesha Ratuliu. Walaupun begitu, ia selalu belajar untuk memberikan yang terbaik bagi baby Qwenzy.

"Kalau aku, jadi seorang ibu akan selalu serius, jadi kalau aku jadi seorang ibu ya apa adanya, jadi belajar pasti ada, jadi aku lebih ngertiin aja apa mauku dan apa mau Qwenzy, jadi kita lebih ke hati ke hati. Misalkan kalau nangis gak selamanya bayi mau susu, mau ganti popok, bisa aja dia cuma mau dipeluk, mungkin diajak ngobrol," tutur Kesha Ratuliu.

Tak hanya mengurus baby Qwenzy, Kesha juga seringkali mendapatkan bantuan dari Adhi Permana. Namun, sang suami mengaku masih sulit membagi waktu jika ia memiliki shift malam.

"Kalau aku mungkin pas seharian ada kegiatan sampe malem, tapi aku harus shift malem, itu yang lumayan sulit ya, tapi semakin lama semakin terbiasa,dan kalau aku dah cape banget dia (Kesha) yang (ngajuin) 'aku aja yang malem', ya udah aku iya mungkin besoknya akan ada kerjaan lagi atau gimana. Kalau aku ngebagi waktu antara kerjaan sama shift malem itu agak susah," jelas Adhi Permana.

(aay/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT