Maura Magnalia Tengah Urus Wisuda S2 Sebelum Meninggal

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 25 Jan 2022 13:56 WIB
Sejumlah keluarga dan kerabat saat melayat di rumah duka Maura Magnalia Widyaratri anak dari Nurul Arifin di kediamannya di Puri Cinere, Depok, Selasa, (23/1).
Foto Maura Magnalia di rumah duka. Foto: Palevi/detikcom
Jakarta -

Putri Nurul Arifin, Maura Magnalia, meninggal dunia pada Selasa 25 Januari 2022. Hal itu kembali diungkapkan oleh Nurul Arifin di kediamannya yang menjadi rumah duka.

"Ya, rekan-rekan media semua, kami mengucapkan terima kami buat kehadirannya, ucapan bela sungkawa kepada anak kami tercinta. Kami jelas merasa betul betul kehilangan karena kami punya anak dua, Maura dan Bimel (cek)," kata Nurul Arifin di rumah duka di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat pada Selasa 25 Januari 2022.

Nurul juga menyebut meninggalnya sang anak semoga diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan.

"Jadi, sekarang anak kami tinggal satu. Namun demikian, apa yang Maura Hadapi sekarang adalah yang terbaik dari Tuhan, bikin hilang semua sakitnya. Itu ada sih," kata Nurul.

Sementara itu suami Nurul, Mayong Suryolaksono, menyebut Maura meninggal dunia akibat sakit jantung. Hal itu membuat keluarga begitu merasakan sedih, apalagi belakangan ini Maura tengah mengurus wisuda S2 di Sydney University Australia.

"Dia, kalau sebab penyakitnya kan adalah henti jantung. Terus, tadi kami bawa ke rumah sakit jam 5 pagi, dinyatakan meninggal pada 5.37. Jadi, sempat ada waktu 37 menit dan tidak tertolong. Jadi, sudah lemas, sudah dingin. Nggak tahu, karena mungkin kondisinya lagi drop, dia tidak tidur, dia lagi mengurusi wisudanya bulan depan, dia akan wisuda dari Sydney University, baru selesai S2," papar Mayong.

Mayong juga mengatakan anaknya tengah bingung wisuda lantaran tidak bisa ke Australia karena adanya lockdown. Keluarga menduga hal itu juga membuat Maura mengalami stres.

"Wisudanya masih belum tahu boleh atau tidak pergi ke Australia karena masih lockdown. Kemudian dia juga melamar kerja, mungkin karena stres beberapa hari tidak tidur, ya begitulah. Ternyata ada beberapa hal yang tidak bisa dideteksi oleh kita semua. Mungkin Maura sendiri tidak menduga bahwa akan secepat itu," ungkap Mayong.

Selama ini, Maura dikenal tidak punya riwayat penyakit yang serius. Namun Mayong membenarkan putrinya sempat memeriksakan kesehatan mental beberapa waktu lalu.

"Relatif tidak. Cuma ya memang Maura biasalah, agak depresi, konsultasi psikolog, anak muda," pungkasnya.

Jenazah Maura Magnalia akan dimakamkan di San Diego Hills Karawang pada Rabu 26 Januari 2022.

Simak Video: Nurul Arifin Ungkap Penyebab Kematian Sang Putri

[Gambas:Video 20detik]



(fbr/dar)