Dituduh Cemarkan Nama Baik, Alec Baldwin Dituntut Rp 358 M

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 21 Jan 2022 16:20 WIB
FILE - In this Sept. 21, 2015 file photo, actor Alec Baldwin attends a news conference at United Nations headquarters. A prop firearm discharged by veteran actor Alec Baldwin, who is starring and producing a Western movie, killed his director of photography and injured the director Thursday, Oct. 21, 2021 at the movie set outside Santa Fe, N.M., the Santa Fe County Sheriffs Office said. (AP Photo/Seth Wenig, File)
Alec Baldwin kembali menuai kontroversi, dan kini digugat keluarga marinir AS. Foto: AP Photo/Seth Wenig, File
Jakarta -

Usai menuai kontroversi akibat kasus penembakan di lokasi syuting, nama Alec Baldwin kembali bermasalah. Dia dituntut oleh keluarga marinir Amerika Serikat senilai Rp 358 miliar.

Keluarga marinir Amerika Serikat yang gugur itu mengajukan gugatan terhadap sang aktor atas pencemaran nama baik. Alec Baldwin diduga menuduh saudara perempuan tentara itu berpartisipasi dalam kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari 2021.

Gugatan bermula dari keputusan Alec Baldwin memberikan kompensasi sekitar 5000 dolar AS atau sekitar Rp 71,8 juta kepada janda mendiang Kopral Marinir AS, Rylee J McCollum yang tewas.

Dia adalah salah satu tentara yang terbunuh gara-gara seorang pembom bunuh diri selama penarikan dari Afghanistan pada 26 Agustus 2021.

Saat itu, Alec Baldwin menghubungi saudara perempuan sang tentara, Roice. Dia meminta saudaranya itu memberikan cek kepada Jiennah Crayton.

Dalam dokumen pengadilan, cek itu diberikan sebagai penghormatan kepada prajurit yang gugur. Tapi saudara perempuan itu mengunggah foto di Instagram saat berada di monumen Washington saat protes di pelantikan Joe Biden pada 2021.

Alec Baldwin pun melabeli Roice sebagai seorang perusuh dan mengunggahnya di media sosial.

"Ketika saya mengirimkan uang untuk mendiang saudara laki-laki Anda, untuk menghormati jasanya bagi negara ini. Saya tidak tahu Anda adalah perusuh saat 6 Januari," ucap Alec Baldwin.

Roice tidak terima dengan ucapan Alec Baldwin. Menurutnya, namanya sudah dibersihkan oleh FBI dan aksi protes itu sah bagi Amerika Serikat namun sang aktor kembali berdebat dengan Roice sampai tuntutan berlangsung.

Menurut dokumen gugatan, Roice memang termasuk di antara para pemrotes yang muncul di pawai. Namun, dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa dia tidak mengambil bagian dalam kerusuhan atau kegiatan yang melanggar hukum.

Roice disebut terjebak di luar Gedung Capitol di samping beberapa petugas polisi selama berjam-jam. Bahkan dia tidak pernah didakwa dengan kejahatan apa pun.

Gara-gara postingan tersebut, keluarga marinir AS menuntut Alec Baldwin. Gugatan itu mengklaim sang aktor harus bertanggung jawab atas tuduhan pencemaran nama baik keluarga tersebut.

Tudingan dan gugatan itu muncul ketika Alec Baldwin sedang diselidiki atas kematian penembakan yang tidak sengaja dari sinematografer Halyna Hutchins di lokasi syuting film Rust Oktober 2021.



Simak Video "Alec Baldwin Digugat Kru Film 'Rust' atas Insiden Penembakan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)