Diancam Diperkosa, Rieke 'Oneng' Ngadu ke DPR
Kamis, 04 Mei 2006 17:19 WIB
Jakarta - Bukan hanya Inul, artis Rieke Dyah Pitaloka pun turut mendapat ancaman dari kelompok yang menentang aksinya menolak RUU APP. Kamis (4/5/2006) siang tadi, Rieke ngadu ke DPR soal ancaman yang kerap diterimanya.Setelah mengikuti pawai Bhineka Tunggal Ika dalam rangka menentang RUU APP beberapa waktu lalu, Rieke mengaku kerap mendapatkan teror melalui SMS. Isi SMS teror tersebut ternyata cukup mengerikan."Isi ancamannya saya akan diperkosa," tutur bintang 'Salon Oneng' itu belum lama ini.Selain ngadu soal teror, Rieke juga kembali menegaskan sikapnya menentang RUU APP. Menurut lulusan Program Filsafat Pascasarjana Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia itu RUU APP tak layak disahkan karena dapat memecah belah bangsa. "Belum disahkan aja sudah terjadi keributan, apalagi disahkan," ucapnya di ruang rapat Gedung Nusantara III lantai 3, Senayan, Jakarta.Rieke datang ke Gedung DPR/MPR bersama Ratna Sarumpaet, Franky Sahilatua dan sejumlah orang dari Aliansi Bhineka Tunggal Ika. Sekitar pukul 14.45 WIB, mereka ditemui Ketua DPR Agung Laksono dan Ketua Pansus RUU APP Balkan Kaplale.Tak jauh berbeda dari Rieke, Franky menilai RUU APP hanyalah sebuah RUU yang tidak efektif. Pasalnya menurut pelantun tembang-tembang kemanusiaan itu, banyak hal lain yang lebih penting untuk diurus ketimbang pornografi dan pornoaksi."DPR lebih baik mengurusi utang negara. Utang negara itu lebih besar daripada hanya mengurusi soal bokong," tegas Franky. (eny/)











































