Adele Tak Boleh Main Medsos, Diduga Gegara Unggah Foto Pakai Bra Ini

Dicky Ardian - detikHot
Minggu, 05 Des 2021 13:04 WIB
Adele di majalah US Vogue
(Foto: Instagram/@Voguemagazine) Adele saat pemotretan dengan Vogue. Sang penyanyi mengaku tak punya akses kendali atas media sosialnya.
Jakarta -

Meski terlihat aktif di media sosial, Adele ternyata tak punya kendali atas akunnya sendiri. Semua unggahan yang terlihat saat ini dari akun @adele adalah hasil unggahan tim.

Adele mengaku kata sandi akun media sosialnya diambil alih oleh timnya. Hal itu terjadi setelah Adele mengunggah sebuah foto.

Sayangnya, Adele tidak memberi tahu foto apa yang membuatnya mendapat batasan mengakses media sosialnya sendiri.

"Saya tidak pernah diizinkan untuk memiliki kata kunci media sosial saya sebelumnya," kata Adele kepada influencer Nikkie de Jager di YouTube NikkieTutorials.

"Mereka khawatir saya bakal mabuk atau bertingkah aneh," lanjutnya.

Saat pandemi datang, Adele sempat diberikan sandi akun media sosialnya. Timnya menilai dengan mengakses media sosial bisa membuat Adele menghibur diri dan terhindar dari stres.

Momen itu dimanfaatkan Adele semaksimal mungkin. Ia mengunggah sebuah foto yang akhirnya membuat dirinya dibatasi mengakses akun atas namanya sendiri.

"Hanya satu foto itu yang pernah diunggah oleh saya sendiri, dan kemudian mereka mengambil lagi kata kuncinya dari saya," kata Adele.

AceShowbiz, Sabtu (4/12) menyebut foto itu adalah foto saat Adele menghadiri Notting Hill Carnival yang menjadi kontroversi.

Sebelumnya, pada Agustus 2020, Adele menjadi perhatian dunia maya usai mengunggah sebuah foto saat merayakan festival Notting Hill Carnival 2019.

Di foto itu, ia tampak mengenakan bra bermotif Jamaika. Rambut Adele terlihat digimbal dan dihiasi bulu berwarna kuning di bagian belakangnya.

"Selamat hari yang mestinya jadi Notting Hill Carnival, masyarakat London tercinta," kata Adele dalam unggahan tersebut.

[Gambas:Instagram]


Adele mendapat kecaman usai mengunggah foto menghadiri festival yang cukup berpengaruh di budaya masyarakat kulit hitam di Inggris tersebut.

Adele yang awalnya bermaksud merayakan keberagaman dinilai tidak menghargai budaya masyarakat kulit hitam karena bendera Jamaika dan rambut Bantu Knots.

(dar/aay)