ADVERTISEMENT

Tommy Kurniawan Bicara Pemilu dan Capres 2024

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Jumat, 03 Des 2021 20:04 WIB
tommy kurniawan
(Foto: Dokumen Pribadi) Tommy Kurniawan Bicara Pemilu dan Capres 2024
Jakarta -

Tommy Kurniawan mengutarakan pendapatnya soal Pemilu Presiden tahun 2024. Mantan bintang sinetron yang kini aktif berpolitik itu punya pandangan soal calon presiden yang akan datang.

Saat ini, Tommy Kurniawan menjabat Anggota DPR RI Komisi VI. Dia juga merupakan Ketua Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa. Ditemui belum lama ini, Tommy Kurniawan menyebut dirinya tengah mempersiapkan 'pasukan' buat calon presiden 2024. Para kader tengah dimatangkan di berbagai wilayah demi memperkuat dukungan buat pilihannya.

"Sekarang kita menyiapkan pasukan daratnya untuk menyiapkan Gus Ketum (Cak Imin) menjadi Presiden. Tujuan dan inti acara ini untuk membikin pasukan darat dan memenangkan PKB dan Gus Ketum," kata Tommy Kurniawan di sela-sela acara Training of Trainer Nasional Akademi Kader Militan (Akmil) DKN Garda Bangsa di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kita semua akan terus bergerak, konsolidasi dengan satu tujuan memuluskan langkah Gus Muhaimin sebagai Capres 2024 mendatang," sambung pria yang akrab disapa Tomkur ini.

Tommy Kurniawan merupakan salah satu Anggota DPR RI yang terbilang vokal dalam menyuarakan pendapatnya. Belum lama ini, dia menanggapi kritikan Ahok ke BUMN dengan menyebut Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu over dalam hal memberikan pernyataan.

Ini berawal dari kritik keras Ahok soal kontrak-kontrak yang dimiliki BUMN, yang menurutnya justru menguntungkan pihak lain. Tanpa terkecuali kontrak yang ada di Pertamina. Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, merespons hal tersebut dan mengatakan bahwa pernyataan Ahok tersebut keliru. Arya Sinulingga kemudian menilai Ahok belum mempelajari apa yang saat ini tengah dilakukan BUMN.

Tommy Kurniawan menilai, sikap Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) semestinya tidak perlu berlebihan dalam hal mengomentari hal-hal yang terkait BUMN secara menyeluruh dan lebih jauh. Sebaiknya, menurut Tomkur, Ahok fokus pada pengembangan Pertamina dan memperbaiki sistem yang ada di dalam Pertamina bersama Direktur Utama yang menjalankan perusahaan.

Sebelumnya dia juga menunjukkan dukungan kepada Erick Thohir soal toilet SPBU yang seharusnya digratiskan.

"Sebuah langkah yang tepat dan sangat tegas sekali. Saya mendukung sekali keputusan Menteri BUMN Erick Thohir," ujarnya.

"Saya rasa bukan soal bayarnya, Rp 2 ribu atau Rp 4 ribu ya. Tapi ini kan memang fasilitas umum dan semestinya digratiskan untuk umum. Tidak hanya gratis, perawatan dan kebersihannya juga kita minta untuk diperhatikan betul. Agar masyarakat yang menggunakan toilet SPBU (Pertamina) benar-benar merasa nyaman," tandas Tommy Kurniawan.

(aay/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT