Ratu Elizabeth II Pakai HP Samsung dan Hanya 2 Orang yang Bisa Telepon

Asep Syaifullah - detikHot
Senin, 29 Nov 2021 11:04 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 17:  Queen Elizabeth II accompanied by  Prince Philip, Duke of Edinburgh, officially opens the Land of the Lions exhibit at London Zoo on March 17, 2016 in London, England. The enclosure will be opened by the Queen and is modelled on the village Sasan Gir in Gujarat, India, where lions and villagers live side by side. It is five times the size of the previous enclosure and facilitates for a breeding group of endangered Asiatic lions, of which only several hundred remain in the wild. (Photo by Arthur Edwards - WPA Pool/Getty Images)
Ratu Elizabeth II gunakan ponsel bermerek Samsung. Getty Images
Jakarta -

Pakar kerajaan Inggris Jonathan Sacerdoti mengungkapkan jika sang Ratu Elizabeth II cuma mengangkat telepon dari 2 orang saja di ponsel miliknya.

Hal itu dikatakannya dalam sebuah acara podcast. Ia menyebutkan jika ada daftar khusus di mana hanya orang-orang tertentu yang bisa berbincang dengan sang ratu di telepon, apalagi yang ditelepon olehnya hanya dua orang.

"Sebenarnya hanya ada dua orang yang kerap berbincang dengan sang ratu di telepon dan ia pun memiliki ponsel. Ia menggunakan Samsung yang dilengkapi dengan perangkat anti-hack dari MI6 sehingga tak ada yang bisa meng-hack ponselnya," ungkapnya.

Lantas siapakah dua orang spesial tersebut yang panggilan teleponnya selalu diangkat oleh sang Ratu? Nyatanya bukanlah sang cucu, Pangeran William atau pun Pangeran Harry.

"Dua orang yang selalu berhubungan dengannya di telepon adalah anaknya, Putri Anne, serta manajernya John Warren. Jadi mereka lah yang bisa langsung menghubungi sang ratu dan saat mereka telepon maka ia pun mengangkatnya," terang Jonathan.

Sebelumnya diberitakan jika pihak Keluarga Kerajaan Inggris tengah kesal dengan BBC yang baru-baru ini menyiarkan sebuah dokumenter yang berisikan kisah kontroversial dari Pangeran William dan Harry. Mereka bahkan turut mewawancarai pengacara dari Meghan Markle.

Ternyata tayangan tersebut membuat geram pihak keluarga Kerajaan Inggris. Hampir seluruh perwakilan istana, seperti Buckingham Palace, Kensington Palace hingga Clarence House memberikan keterangan resmi terkait kekecewaan mereka pada tayangan tersebut yang kembali mengorek berita negatif terkait kepergian Harry dan Meghan Markle dari Inggris.

Tak hanya itu saja, bahkan Buckingham Palace terang-terangan mengeluarkan ancaman akan memboikot seluruh proyek mereka dengan BBC di masa depan setelah hebohnya tayangan tersebut.

Selain itu pihak kerajaan juga kesal karena para staf mereka tak diperbolehkan untuk menyaksikan terlebih dahulu tayangan itu sebelum disiarkan.

Lantas bagaimana sebenarnya tayangan tersebut?

Pada episode perdananya, mereka menampilkan tentang detail bagaimana pemberitaan para pangeran sejak 2012 hingga 2018, tepatnya saat Harry bertunangan dengan Meghan Markle.

Mereka juga menampilkan sisi tentang isu kompetisi antara keluarga Kerajaan. Seperti penuturan wartawan The Sun, Dan Wootton, yang menceritakan kisah tentang pemilihan tiara Meghan Markle di pernikahannya yang diatur oleh Ratu Elizabeth II.

"Apa yang Meghan mau, itu yang ia dapatkan," tutur Dan menirukan ucapan Pangeran Harry



Simak Video "Penjelasan Istana Buckingham Soal Ratu Elizabeth II Alami Punggung Terkilir"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/wes)