Gustiranda: Tindakan Nia Sangat Bodoh

Tanggapi Laporan Nia

Gustiranda: Tindakan Nia Sangat Bodoh

- detikHot
Selasa, 25 Apr 2006 13:06 WIB
Gustiranda: Tindakan Nia Sangat Bodoh
Jakarta - Dilaporkan Nia Paramitha atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga, Gustiranda tak gentar. Menurut pengacara yang juga aktor itu, tindakan Nia dan pengacaranya sangat bodoh. "Menurut saya tindakan Nia dan pengacara sangat tidak cerdas. Tiga alasan yang dilajukan itu, banyak sekali kelemahannya. Tindakan yang sangat-sangat bodoh, tidak cerdas, dan terkesan dangkal," ujar Gustiranda ketika dihubungi detikhot via telepon, Selasa (25/4/2006).Pernyataan Gusti itu bukan tanpa alasan. Dari awal ia juga telah menduga adanya tindakan-tindakan rekayasa, penggeseran masalah, dan pembunuhan karakter dari pihak Nia.Tiga tudingan, kekerasan psikis, fisik, dan penelantaran rumah tangga juga dinilai Gusti banyak kelemahannya. Terutama soal waktu. Semua hal yang dilaporkan Nia itu terjadi setelah ia diketahui aborsi dan mengaku berselingkuh pada suaminya, Gustiranda.Pasal yang diajukan juga dirasa kurang tepat. Tentang perebutan HP, harusnya tidak dilaporkan dengan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga, tapi dengan pasal pengrusakan barang yang terdapat di KUHP. Begitu juga dengan pernyataan-pernyataan Gusti di berbagai media yang dianggap menyakitkan. Menurut pria berusia 40 tahun tersebut seharusnya Nia melaporkannya dengan pasal pencemaran nama baik saja. Jika pun merasa ada kekerasan psikis yang mengakibatkan depresi, Gusti merasa seharusnya ada surat rujukan dari psikiater yang menyatakan Nia menderita depresi. Apalagi menurut pengamatannya, ketika memberi laporan Nia juga banyak tersenyum dan tidak terlihat depresi.Gusti tak menyangkal adanya tindakan pengusiran. Namun tindakan itu lebih ditujukan Gusti pada orang-orang tidak berkepentingan yang tinggal di rumahnya."Yang mempunyai hak atas rumah itu adalah saya, Nia, dan anak-anak. Kalau ada orang-orang lain di rumah itu saya punya hak untuk melarang. Kehadiran orang-orang tersebut bukannya untuk menjernihkan tapi untuk membuat kebohongan," ungkap Gusti.Ketika ditanya tentang penelantaran rumah tangga, Gusti membantahnya. Hingga kini ia tetap membiayai segala keperluan anak-anak dan belanja rumah tangga untuk keperluan anak. "Saya hanya membiayai anak-anak saya, tapi saya tidak akan membiayai orang-orang lain yang ada di rumah itu," tegasnya.Setiap orang memang mempunyai hak untuk membuat laporan, namun setiap orang juga bisa terancam pasal laporan palsu. Dalam kasus ini, jika diperlukan bisa saja Gusti melaporkan balik atas tuduhan laporan palsu."Saya menjadi prihatin. Lagi-lagi saya bertanya dalam hati, apa yang telah didapat oleh Nia sampai dia mau jadi bemper hidup. Alasan apa Nia mau diposisikan hanya sekedar untuk mengaburkan dan menyembunyikan orang yang sesungguhnya harus bertanggungjawab," pungkas Gusti. (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads