Kinaryosih Trauma Foto Panas
Senin, 24 Apr 2006 18:05 WIB
Jakarta - Agustus 2005 lalu Kinaryosih dan sejumlah model lainnya membuat heboh dengan foto-foto panas mereka di sebuah majalah pria. Kinar yang menganggap foto tersebut sebagai karya seni, kini mengaku trauma berfoto panas."Saya trauma dan sempat stress juga. Di modelling itu biasa, saya nggak ada maksud bikin sensasi," ucapnya ditemui di Buzz Cafe, Pondok Indah, Jakarta, Senin (24/4/2006).Kinar trauama karena ia tak menyangka foto-fotonya berefek panjang. Sekedar kilas balik, foto-foto Kinar, Karenina, Luna Maya dan model-model lainnya diprotes Front Pembela Islam (FPI). Ormas Islam itu menilai foto-foto tersebut dapat menimbulkan efek sosial yang berbahaya.Model yang sudah merambah dunia akting itu menuturkan ia sempat shock dan stres ketika diprotes. Namun Kinar tak mau bicara banyak. Ia membiarkan Drawis Triadi, fotografer pose-pose seksi Kinar dan pihak majalah pria yang menyelesaikan protes FPI tersebut.Kinar yang tengah sibuk syuting film 'Mendadak Dangdut', trauma berfoto seksi bukan hanya karena pernah didemo FPI. Ia enggan berpose nyaris bugil lagi karena saat ini pembahasan Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) tengah marak di Indonesia."Sekarang saya lebih hati-hati. Apalagi mau ada undang-undang itu (RUU APP)," tuturnya. (eny/)











































