Alasan Pemerintah China Reformasi Industri Hiburan: Terlalu Menghibur

Hafidjah Nuraulia - detikHot
Kamis, 11 Nov 2021 08:43 WIB
You Are My Glory, serial yang dibintangi Dilraba Dilmurat dan Yang Yang.
Drama You Are My Glory yang dibintangi Dilraba Dilmurat. Dok. Ist
Jakarta -

Sejak beberapa bulan ini pemerintah China telah melakukan sebuah reformasi besar-besaran untuk industri hiburan mereka, kini beberapa program televisi di China akan dikekang jika dianggap terlalu menghibur.

Selain itu, para pemilik stasiun televisi juga diminta untuk melakukan perubahan besar untuk memajukan industri ini.

Pada tanggal 19 Oktober lalu, Departemen Penyiaran Partai Komunis China sengaja melakukan pertemuan dengan perwakilan dari penyiar satelit yang berpusat di Shanghai, Jiangsu, Zhejiang, dan Hunan.

Mereka membahas terkait kinerja stasiun televisi akhir-akhir ini. Terdapat empat stasiun utama yang dianggap memiliki program dengan energi positif yang berlebihan. Mereka diberi peringatan karena terlalu menghibur dan menimbulkan fenomena idol yang fanatik.

Mereka dianggap telah menarik perhatian masyarakat untuk memuja para idola Tiongkok. Demi menyelamatkan generasi muda, akhirnya pemerintah menginginkan keempat stasiun itu dapat mengubah konten produksi acara televisi masing-masing.

Selama pertemuan itu berlangsung, anggota pemerintah China benar-benar menekankan bahwa perlu adanya reformasi bagi stasiun-stasiun televisi untuk mengikuti peraturan pemerintah seperti layanan streaming China saat ini.

Selain itu, pemerintah juga menginginkan keempat stasiun televisi besar itu dapat membuat acara yang lebih terfokus untuk menciptakan keuntungan sosial, meningkatkan nilai-nilai utama dalam bersosial, dan membahas isu panas terkait kehidupan pekerja di era global saat ini.

Para perwakilan stasiun televisi Shanghai, Jiangsu, Zhejiang, dan Hunan pun menyetujui permintaan pemerintah tersebut.

Namun, para warganet justru sebagian besar mengungkapkan ketidaksetujuan mereka atas peraturan yang dianggap 'aneh' ini. Banyak warganet merasa bahwa tayangan televisi yang terlalu menghibur memang perlu dibatasi, namun hal itu tidak menimbulkan efek negatif di masyarakat.

"Siapa yang menilai standar ini? Peraturan ini tidak dapat diterapkan begitu saja. Bukankah variety show memang sudah seharusnya menghibur? Saya menonton mereka setelah melalui hari yang sulit, dan karena mereka saya terasa terhibur!" ujar komentar salah satu warganet dikuti dari Jayne Stars.



Simak Video "Eksistensi Vicky Zhao 'Dilenyapkan' China, Apa Alasannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/ass)