Andien Cerita Pengalaman Hadapi Pacar Ringan Tangan sampai Dibeset Pisau

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 21 Okt 2021 19:08 WIB
Andien
Andien Cerita Pengalaman Hadapi Pacar Ringan Tangan sampai Dibeset Pisau (Foto: dok. Andien)
Jakarta -

Andien mengaku pernah punya pengalaman yang tidak enak dengan mantan pacarnya. Saat menjalin hubungan, ia kerap mendapatkan kekerasan fisik.

Hubungan tersebut terjadi saat Andien menempuh pendidikan perguruan tinggi. Kekerasan itu terjadi beberapa bulan.

"Jadi mulainya waktu itu, kuliah kalau nggak salah aku pacaran sama seseorang, kalau nggak dipukul, dibeset pisaulah, dicakarlah. Make up artist-ku itu tahu waktu itu aku datang ke suatu acara mata aku lebam sampai nggak bisa dibuka," cerita Andien di channel YouTube Merry Riana.

"Pacaran nggak lama 9 bulan tapi selama itu tiap hari di-bully secara fisik, kerasanya lama. Aku pernah di jalan tol, aku digebukin di mobil dengan mobil melaju cepat sampe pernah mikir mendingan mati aja di jalan tol buka pintunya terus berguling ya," sambungnya.

Setelah perjuangan yang besar, Andien akhirnya bisa putus dari pria tersebut. Namun sayangnya ia harus kembali terjebak di hubungan yang sama.

"Biasanya kan yang memang banyak terjadi kalau diputusin nangis-nangis bilang mau berubah segala macem. Ya akhirnya udahan tapi kayak pindah dari lubang ke satu masuk ke lubang yang lain. Selesai dengan relationship satu aku masuk ke yang lain. Itu terus berjalan sambil karier berjalan," Andien bercerita.

"Sampai aku pernah ada di satu relationship yang ada di titik terendah sampai mau bunuh diri. Mamaku nemenin karena aku keluar rumah dari umur 20-an. Hari-hari itu, aku nyanyi harus sama Mama. Aku tuh nggak mau nyanyi karena setiap mau nyanyi aku nangis terus sampai mama tuh melukin aku terus. Berdoa sama Tuhan itu sampai udah pasrah," sambungnya.

Beberapa kejadian di hidup Andien, termasuk kekerasan dalam membina hubungan itu, menyisakan trauma mendalam untuknya.

"Relationship itu yang bikin nggak mudah karena aku merasa hubunganku yang toxic ini karena childhood trauma yang akhirnya aku punya sikap attractive dan sampai aku di titik terendah, berserah diri, dan berubah aku baru deh menemukan suamiku nggak berencana pacaran, akhirnya nikah ya akhirnya jalannya memang smooth banget," pungkasnya.

(dar/nu2)